Sepekan Pembelajaran 8 SMP di Ponorogo Berjalan Lancar, Kadindik: Semua Diusulkan Tatap Muka
Uji coba pembelajaran tatap muka 8 SMP (Sekolah Menengah Pertama) di Ponorogo telah berjalan lebih dari sepekan.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Pipin Tri Anjani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Uji coba pembelajaran tatap muka 8 SMP (Sekolah Menengah Pertama) di Ponorogo telah berjalan lebih dari sepekan.
Hasil evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, pembelajaran tatap muka tersebut berjalan lancar.
"Sepekan berjalan ini evaluasinya aman-aman saja. Kegiatan di sekolah terkendali dan tidak ditemukan penularan di sekolah," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Endang Retno Wulandari, Rabu (28/10/2020).
Namun begitu, Retno, sapaan akrabnya menemukan adanya keluarga siswa yang terpapar Covid-19.
Baca juga: 10 Pilihan Paket Kuota Ketengan Unlimited Khusus Aplikasi TikTok dari Telkomsel, Mulai dari Rp 2.700
Baca juga: Selamat Hari Sumpah Pemuda 2020, Simak Isi dan Makna Teks Sumpah Pemuda, Lengkap Sejarah Singkat
"Anak tersebut lalu dilakukan tes swab dan masih menunggu hasilnya," ucapnya.
Selama hasil swab tersebut belum keluar, anak tersebut tidak diperkenankan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka dan hanya mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Lebih lanjut, melihat uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMP yang berjalan lancar, lalu turunnya resiko penularan Covid-19 di Ponorogo ke zona kuning, Retno berencana mengusulkan semua SMP agar menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
"Jadi sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, daerah di zona kuning boleh menyelenggarakan tatap muka seijin Satgas Covid-19 kabupaten," lanjutnya
Baca juga: VIRAL Cerita Karyawati Bank Jerawatan Parah, Tahan Malu Demi Nasabah, Akhir Perjuangannya: Ikhtiar
Baca juga: Paula Hamil Anak Kedua? Baim Wong Bocorkan Usia Calon Adik Kiano Tiger Wong, Mak Beti: Ngegas Terus!
Namun terlebih dahulu ia akan melakukan telaah dan akan mengajukannya ke Plt Bupati Ponorogo terkait hasil evaluasi dari sekolah yang telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
"Rencana semua SMP diusulkan untuk bisa tatap muka. Yang sudah lebih dulu menyelenggarakan tatap muka, siswa yang diusulkan masuk adalah sebanyak 50 persen dari kuota," ucap Retno.
"Sedangkan yang baru diusulkan menyelenggarakan tatap muka, nanti maksimal siswa yang masuk adalah sebesar 30 persen dari kuota normal," pungkasnya.
Editor: Pipin Tri Anjani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/uji-coba-pembelajaran-tatap-muka-smpn-3-ponorogo.jpg)