Tata Cara Niat Puasa Senin Kamis Tulisan Arab dan Latin, Dilengkapi Keutamaan dan Sejarahnya

Berikut bacaan niat Puasa Senin Kamis tulisan Arab dan latin beserta keutamaan dan sejarahnya.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut bacaan niat Puasa Senin Kamis tulisan Arab dan latin beserta manfaatnya.

Secara hukum puasa itu bukan hanya wajib hukumnya melainkan ada juga puasa yang hukumnya sunnah.

Bahkan ada puasa yang hukumnya makruh hingga haram.

Baca juga: Cara Registrasi Ulang Peserta BPJS Kesehatan, Berlaku Mulai 1 November 2020, Siapkan KTP

Puasa wajib dilakukan selama Bulan Ramadhan.

Sedangkan ibadah puasa sunnah ada beberapa macam yakni Puasa Daud, Puasa Senin Kamis, Puasa Asyura dan Tasu'a, Puasa Hari Arafah dan Tarwiyah, Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Puasa Ayamul Biidh dan Puasa Bulan Syakban.

Tulisan kali ini Tribunsumsel.com ( grup TribunJatim.com ) menyajikan pembahasan mengenai niat Puasa Senin Kamis, Arab Latin dan Terjemahan, Lengkap Sejarah dan Keutamaan

Baca juga: Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW, Nariyah dan Tibbil Qulub Tulisan Arab-Latin, Lengkap Manfaatnya

Sejarah Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis merupakan salah satu puasa sunnah yang sering dijalankan Rasulullah SAW.

Lalu bagaimanakah sejarah atau asal mula puasa Senin Kamis tersebut?

Dihimpun dari berbagai sumber, Sejarah Puasa Senin Kamis,

Pada suatu hari, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW "Ya Rasulullah, mengapa engkau berpuasa pada hari Senin dan Kamis?”

Seketika Baginda Rasulullah Muhammad SAW pun menjawab.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa di Bulan Rabiul Awal, Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H/2020, Tulisan Arab dan Latin

"Ketahuilah saudaraku, hari Senin dan Kamis adalah hari dimana aku dilahirkan, hari aku diutus, serta di hari itu wahyu diturunkan untukku". (HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud).

Selanjutnya, sahabat tersebut bertanya kembali, "Lalu bagaimana dengan hari Kamis Ya Rasulullah. Apakah istimewanya hari itu?” tanya sahabat Rasulullah lagi.

"Tahukah kamu saudaraku, bahwa pada hari itu (hari Kamis), semua amal ibadah manusia akan dikumpulkan di hadapan Allah oleh para malaikat. Tidakkah engkau merasa bahagia apabila di saat amalmu sedang diperiksa, engkau sedang dalam keadaan beribadah kepada-Nya?"

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved