Polisi Olah TKP Ambruknya Pendapa Kantor Kelurahan Sumbersari Kabupaten Jember Jatim

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ambruknya Pendapa Kantor Kelurahan Sumbersari di Jl Halmahera Kecamatan Sumbersari, kabupaten Jember,

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/SRI WAHYUNIK
Kondisi Pendapa Kantor Lurah Sumbersari, Jember yang ambruk, Minggu (1/11/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ambruknya Pendapa Kantor Kelurahan Sumbersari di Jl Halmahera Kecamatan Sumbersari, kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (1/11/2020) siang.

Tim dari Satuan Reserse Kriminal Polres Jember mendatangi lokasi, kemudian melakukan identifikasi TKP tersebut.

Kepala Satreskrim Polres Jember AKP Fran Dalanta Kembaren mengatakan, pihaknya melakukan olah TKP karena ada sebuah peristiwa yakni ambruknya pendapa kantor kelurahan tersebut.

"Karena ada kejadian, tentu kami melakukan identifikasi dan olah TKP. Kami melakukan kroscek lokasi atas peristiwa tersebut," ujar Fran kepada Surya.

Pengecekan lokasi itu untuk memastikan, apakah peristiwa itu nantinya bisa ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan penyidikan atau tidak.

Baca juga: Hasil Manchester United vs Arsenal - Aubameyang Jadi Mimpi Buruk Setan Merah

Baca juga: Bidik Segmen Anak Muda, PT EMAS Gandeg Raffi Ahmad dan Boy William untuk Galakan Investasi

Baca juga: Hasil F1 GP Emilia Romagna: Hamilton Finis Terdepan, Mercedes Juara Konstruktor

"Apalagi kan peristiwa tadi sempat viral (setelah diunggah di media sosial). Jadi kami memastikannya dengan melakukan pengecekan awal," imbuhnya.

Seperti diberitakan, Pendapa Kantor Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari ambruk, Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 04.30 Wib. Tidak ada korban jiwa atau terluka dalam peristiwa tersebut.

Bangunan tersebut ambruk, setelah hujan mengguyur kawasan tersebut, serta Kabupaten Jember pada umumnya, selama tiga hari berturut. Selain itu, kondisi bangunan itu juga sudah rapuh dan tidak layak.

Menurut Lurah Sumbersari Ani Mujiati, pendapa itu tidak dipakai untuk kegiatan kelurahan sejak tahun 2019. "Setahun terakhir lah sudah tidak kami pakai untuk kegiatan. Saya juga minta supaya sekelilingnya dibatasi memakai tali, supaya orang tidak lalu lalang. Sebenarnya, mau saya pakai bambu biar orang tidak bisa mbrobos, tapi kok tidak enak dipandang mata, akhirnya ya memakai tali saja sebagai penanda supaya tidak dilewati orang," ujar Ani kepada Surya.

Ani menyebut bangunan itu sudah rapuh. Sebab, eternit sudah ada yang melorot karena terkena rembesan air. Bangunan juga sudah miring karena kayu penyangga patah.

"Sekilas kalau dilihat dari luar masih terlihat bagus, tetapi sebenarnya keropos. Kami sudah mengajukan proposal renovasi sejak Mei 2019 ke Pemkab, tetapi belum ada jawaban," imbuh Ani kepada TribunJatim.com.

Untuk menghindari hal buruk, dirinya meminta pendapa itu tidak lagi dipakai untuk kegiatan. Biasanya, pendapa itu menjadi lokasi rapat koordinasi, kegiatan yang melibatkan banyak orang, juga dipakai warga dan mahasiswa sebagai lokasi latihan menari, dan silat.

Pendapa itu dibangun tahun 2007. Kemudian ada renovasi kanopi di samping pendapa tahun 2016 lalu. "Kalau renovasi bangunan belum pernah ada sejak dibangun. Kondisi bangunan sudah rapuh, kemudian tiga hari berturut hujan deras terus, mungkin itu yang membuat ambruk tadi pagi," lanjutnya.

Ani baru menjabat sebagai Lurah Sumbersari mulai Maret 2019. Melihat bangunan itu memprihatinkan, pihaknya mengajukan permintaan renovasi bangunan itu. Sebab bangunan itu kerap dipakai pertemuan, apalagi ketika pesta demokrasi, seperti Pemilu dan Pilkada seperti saat ini.

"Kalau Pilkada seperti sekarang, pendapa ini ya biasanya dipakai untuk aneka pertemuan dan rakor (rapat koordinasi). Sementara sekarang pindah dulu," imbuhnya.

Ambruknya Pendapa Kantor Kelurahan Sumbersari itu menambah daftar panjang bangunan ambruk di Kabupaten Jember. Dari catatan Surya, selama setahun terakhir, ada sejumlah bangunan yang ambruk, seperti Pendapa Kantor Kecamatan Jenggawah, kemudian ruang kelas SDN Keting 2 Kecamatan Jombang, SDN Curahkalong 5 Kecamatan Bangsalsari, plafon Puskesmas Gumukmas, kemudian plafon Kantor Kecamatan Kaliwates. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved