Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Diguyur Hujan Deras, Jalan Alternatif Penghubung Trenggalek-Ponorogo Ambles 15 Meter

Jalan alternatif penghubung Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo ambles. Salah satu sisi jalan longsor akibat hujan deras.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Hefty Suud
SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Jalan alternatif penghubung Trenggalek-Ponorogo di Desa Masaran, Kecamatan Bendungan ambrol. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Jalan alternatif penghubung Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo ambles hingga sekira separuh badan jalan.

Lokasi jalan ambles itu berada di Desa Masaran, Kecamatan Bendungan.

Informasi yang diterima TribunJatim.com, ruas jalan kabupaten itu ambles sedalam kira-kira 3 meter dengan panjang 15 meter.

Baca juga: Nasib Akhir Lele Raksasa Viral Tangkapan Emak-emak di Bondowoso, Bentuknya Sempat Gegerkan Warga

Baca juga: Jembatan Glendeng Tuban-Bojonegoro Rusak, Ditutup Seminggu, Arus Dialihkan ke Arah Ponco

Akibat jalan ambles, aktivitas warga di desa setempat terganggu. Meskipun secara umum, jalan masih bisa dilalui secara bergantian arah dengan ekstra hati-hati.

Jalan pun rawan dilewati untuk malam hari sebab minimnya penerangan.

Kepala Dusun Masaran, Desa Masaran, Sudirman, menjelaskan, jalan ambles itu karena tanah salah satu sisi jalan longsor akibat hujan deras.

Baca juga: Begal Kabupaten Malang Beraksi Lewat Facebook, Tawarkan Pekerjaan, Rampas Barang dan Perkosa Korban

Baca juga: Curhatan Pelatih Arema FC saat Kontrak Habis di Lanjutan Kompetisi per 2021: Ingin Dampingi Tim

"Hujannya dari sore hari hingga tengah malam. Pagi-pagi waktu warga lewat sini, tahu-tahu sudah ambrol," ucap Sudirman, Selasa (3/11/2020).

Menurut dia, jalur tersebut vital karena menjadi salah satu akses penting warga. Warga Desa Masaran, kata dia, banyak yang memilih untuk berbelanja kebutuhan ke Ponorogo ketimbang ke pusat kota Trenggalek.

"Jarak (pasar terdekat di) Ponorogo hanya sekitar 1 kilometer. Kalau ke Trenggalek (kota) bisa sampai 20 kilometer. Sehingga mayoritas warga sini memilih berbelanja kebutuhan ke Ponorogo. Dan jalan ini adalah salah satu aksesnya," ucap dia.

Saat ini, Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek telah meninjau lokasi jalan ambrol.

Pihak dinas juga telah memasang rambu pengamanan berupa kerucut lalu lintas di sepanjang sisi jalan longsor.

Tujuannya agar warga yang melintas di jalan tersebut lebih berhati-hati dan waspada.

Pihak Desa Masaran berharap, perbaikan jalan segera dilakukan. Agar mobilitas warga di daerah tersebut tak terhambat. Juga agar jalan yang ambrol tak lebih meluas.

"Ini jalan satu-satunya yang dekat. Tidak ada jalan alternatif lain. Kalau lewat ke jalan utama. Jalurnya terlalu jauh," ucap dia. 

Penulis: Aflahul Abidin

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved