Breaking News:

Diduga Lecehkan Ulama, Kiai, Gus, Habaib, Pemilik Akun FB ini Dilaporkan ke Polres Pasuruan Kota

LBH Ansor bersama sejumlah perwakilan gus, kiai, habaib, ustadz, resmi melaporkan pemilik akun di medsos FB,Husein Balavi ke Polres Pasuruan kota

(Surya/Galih Lintartika)
Melapor di Polres Pasuruan Kota sebuah akun FB yang diduga melecehkan ulama, kiai, gus, habaib, dilaporkan polisi. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - LBH Ansor bersama sejumlah perwakilan gus, kiai, habaib, ustadz, akhirnya resmi melaporkan pemilik akun di media sosial Facebook, Husein Balavi ke Polres Pasuruan Kota, Senin (9/11/2020) sore.

Husein Balavi dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik , dan penghinaan gus, ulama, kiai di media sosial Facebook milik pribadinya.

Ketua Divisi Hukum GP Ansor Kota Pasuruan Rifky Hidayat menjelaskan, hari ini LBH Ansor memberikan kuasa ke tim advokat untuk melaporkan pemilik akun Husein Balavi.

Dikatakan dia, laporan ini dilayangkan untuk menindaklanjuti,dan menanggapi postingan Husein Balavi yang menghina, dan menjelek - jelekkan ulama, kiai, dan ulama di Kota Pasuruan.

"Saya mendapatkan mandat dari para gus, dan kiai di Kota Pasuruan untuk melaporkan yang bersangkutan (Husein Balavi) yang mencoreng nama baik gus dan ulama melalui postingannya," kata dia kepada TribunJatim.com.

Dia mendesak Polres Pasuruan Kota untuk segera mengusut tuntas perkara ini, karena menyangkut nama baik kiai, gus, dan ulama di Kota Pasuruan.

Baca juga: Pemain Asing Persebaya Surabaya Pilih Pulang Kampung, Aji Santoso Minta Jaga Kondisi Fisik

Baca juga: Bocor Luna Maya Dilamar, Liburan ke NTT Dibilang Raffi Pesta Bujang, Suami Gigi: Tahun Depan Nikah

Baca juga: Tip Bersepeda di Tengah Pendemi Ala Desainer Surabaya Karla Jasmina: Lebih Baik Tidak Bergerombol

"Postingan terlapor ini menyinggung perasaan ulama, kiai, dan para gus di Kota Pasuruan. Apalagi, Kota Pasuruan dikenal sebagai kota santri. Saya berharap, Polisi segera menangkap pelaku penghinaan ini," sambung dia kepada TribunJatim.com.

Pelapor melaporkan Husein Balavi karena diduga kuat melanggar pasal 27 ayat 3 UU ITE.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, akun Facebook bernama Husein Balavi tersebut memposting sebuah status pelecehan dan penghinaan yang ditujukan ke ulama.

Husen diketahui sebagai salah satu pendukung pasangan Raharto Teno Prasetyo-Hasjim Asyari (Tegas). Di akun itu Husen kerap kali memasang fotonya bersama Teno. Ia juga memasang baliho bergambar dirinya yang mendukung Cawali Tegas.

Dalam postingannya, Husein menulis "Sing percoyo neng golongane Gos iku paleng sering mangan peloran kok dak mangan pacol po'o mesisan," Selain itu, di kolom komentar postingan ini, sang pemilik akun juga mengomentari sebuah komentar dari akun lain, M Ismail.

"asline sing paling nyonyo gaonok mane sakliyane Gos/Ustad/kiai mergane paling ake anak e golongane gos karo ustad lek penggawiane kentu tok awan bengi mari kentu nyekel tasbe yo gak ketoro".

Terpisah, Sekretaris DPC PDIP Kota Pasuruan Teddy Armanto membantah dan menyebut, Husein Balavi itu bukan kader PDIP.

Namun, ia tidak menampik jika Husein Balavi adalah relawan yang siap memenangkan paslon TEGAS. "Kalau relawan iya, tapi kalau kader bukan," kata Teddy saat dihubungi.

Ia mengaku masih perlu waktu untuk memikirkan pemberian bantuan pendampingan hukum terhadap Husein Balavi dalam kasus dugaan penghinaan terhadap gus, ulama dan kiai di Kota Pasuruan ini. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved