Pemasok 4 Kurir Narkoba Ada di Dalam Lapas Pamekasan, Sekilo Sabu Bisa Habis 4 Hari

Pemasok kurir narkoba yang ditangkap Satresnakoba Polrestabes Surabaya ada di dalam Lapas Pamekasan. Sekilo sabu bisa habis 4 hari.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Hefty Suud
SURYA/FIRMAN RACHMANUDIN
Empat tersangka dan barang bukti narkoba ditunjukkan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -  Unit Idik III Satresnakoba Polrestabes Surabaya membongkar sindikat peredaran narkotika jaringan Lapas Pamekasan.

Informasi yang diterima TribunJatim.com, empat tersangka yang merupakan kurir itu adalah anak buah dari satu bandar yang berada di dalam Lapas.

Keempat tersangka ini mengaku saling kenal, namun untuk narkoba jenis sabu yang didapat kedua kelompok ini dibagi oleh bandarnya.

Masing-masing mendapat kiriman satu kilogram.

Baca juga: Drama Pernikahan Batal karena Disuruh Mama, Si Wanita Tak Mampu Gelar Resepsi Mewah Lalu Ditinggal

Baca juga: TERKUAK Sosok PP, Penyebar Video Syur Mirip Gisella Anastasia Pertama Kali, Kini Mendekam di Bui?

Kanit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Eko Julianto mengatakan, keduanya ini saling mengenal.

Keduanya ini kurir dari napi S yang saat ini mendekam dibalik tahanan Lapas Pamekasan

"Mereka mendapat jatah yang sama untuk mengedarkan sabu. Masing-masing emndapat satu kilogram sabu sementara untuk kelompok khusnul ditambah dengan pil LL. Tersangka mengaku barang tersebut dipasok sendiri dan mereka diberi gaji saja,” jelas Eko, Kamis (12/11/2020).

Untuk satu kilogram sabu yang dikirim dengan cara ranjau ini, tersangka bisa menghabiskan waktu empat hingga tujuh minggu.

Baca juga: Operasi Yustisi di Nganjuk Sasar Indutri Rumah Tangga, Pantau Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Baca juga: Prediksi Inggris Vs Irlandia, Peluang The Three Lions Akhiri Kutukan

Mereka mengirim sabu sesuai dengan pesanan S. Bahkan bisa dua kali ambil ranjau dalam jangka waktu seminggu itu. 

“Pengakuannya kalau rame, satu kilogram sabu bisa habis dalam waktu empat hari saja. Kemudian mereka dipasok lagi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap empat orang kurir jaringan dua lembaga pemasyarakatan (lapas) di wilayah Madura.

Dua tersangka pertama Khusnul Ulum (29) dan Mardiwinata Frans Nanda Putra (25) yang tinggal di Jalan Reformasi, Desa Sambisari, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Ditangkap dengan barang bukti 33 poket sabu-sabu (SS) dengan berat 494,89 gram dan 234 ribu butir pil LL. 

Kemudian dua orang kurir lagi, Jakfar Nainggolan (30) warga Kapling Baru, Desa Tambakoso RW 10, Waru, Sidoarjo, Aris Zainuri (28) warga Rungkut Tengah Gang Pertolongan yang tinggal di Rungkut Menanggal I-A, Surabaya terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri dan melawan saat ditangkap. Dari keduanya diamankan 1007,17 gram sabu.

Penulis: Firman Rachmanudin

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved