Breaking News:

Rencana Pembangunan Ulang Jembatan Ngujang 1 Tulungagung Belum Ada Kepastian, Bisa Batal Tahun 2021

Rencana pembangunan ulang Jembatan Ngujang 1 Tulungagung yang menghubungkan Kedungwaru dan Ngantru belum ada kepastian, bisa batal tahun 2021.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Kondisi Jembatan Ngujang 1, akses utama Kabupaten Tulungagung-Kabupaten Kediri. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Rencana pembangunan Jembatan Ngujang 1 Tulungagung yang menghubungkan Kecamatan Kedungwaru dan Ngantru terancam batal.

Hal ini disimpulkan setelah tim dari Kementerian Perhubungan meninjau jembatan ini.

Jembatan utama antar Kabupaten Tulungagung dan Kediri ini kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Pondasi jembatan menggantung karena abrasi, tak kuat menahan arus Sungai Brantas yang sangat deras.

Sedangkan di sisi selatan, urukan jembatan pernah ambrol dan mengarah ke operit.

Menurut Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Eka Prihadi melalui Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Ferdi Aris Iswahyudi, rencana awal pembangunan jembatan itu pada triwulan ke-2 2021.

"Jadwalnya sekitar April 2021. Tapi kemudian ada fakta baru yang memungkinkan pembangunan ditunda," terang Ferdi.

Baca juga: 5 Usulan Geopark Tulungagung Dinilai Bertaraf Internasional, Goa Wajakensis hingga Gunung Budheg

Lanjut Ferdi, sebelumnya sudah dilakukan koordinasi tinjauan lapangan bersama Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Ditlantas Polda Jawa Timur, Dinas PUPR Provinsi Jawa Timur, Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Dinas Perhubungan Tulungagung, Satlantas Polres Tulungagung, BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur dan Konsultan serta penyusun dokumen Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas (Ambal Lalin).

Saat itu terungkap, rencana pembangunan Jembatan Ngujang 1 bersamaan dengan Jembatan Bandar Ngalim di Kota Kediri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved