Mempopulerkan Filosofi Batik Gringsing di East Java Fashion Harmony 2020, Ditonton Bersama 6 Negara

East Java Fashion Harmony 2020 mempopulerkan nilai-nilai filosofi motif batik gringsing ke mata dunia.

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Puteri Indonesia 2020 RR Ayu Maulida Putri di Pantai Solong, Banyuwangi. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - East Java Fashion Harmony 2020 mempopulerkan nilai-nilai filosofi motif Batik Gringsing ke mata dunia.

Acara yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Pantai Solong Banyuwangi ini juga ditonton secara streaming di enam negara yaitu Dubai, Perancis, Laos, Moscow, Australia dan Denmark, Sabtu (14/11/2020)

Batik Gringsing merupakan batik tertua dan legendaris yang warnanya akrab dengan alam. Batik ini memiliki filosofi dinamika hidup yang tidak lepas dari situasi, kondisi dan sirkulasi yang seimbang.

Batik Gringsing dalam bahasa sansekerta terdiri dari gring berarti sakit dan sing berarti jangan. Pemaknaannya dipercaya jika batik dibalutkan pada anak yang sedang demam maka menjadi turun suhu demamnya dan kembali sehat.

Beberapa daerah di Jawa Timur membuat Batik Gringsing yang sama dengan kisahnya seperti dahulu yaitu di sembilan Kota Kabupaten seperti Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Tuban, Tulungagung, Trenggalek, Pamekasan, Bangkalan dan Banyuwangi.

Baca juga: Pariwisata Bangkit, Pesona Sunset Pulau Merah Kembali Digandrungi Para Wisatawan

Baca juga: Pantai Solong Banyuwangi Disulap Jadi Catwalk Peragaan Busana East Java Fashion Harmony

Batik Gringsing memiliki motif sederhana berupa bundaran dan lingkaran serta sisik dengan titik hitam yang digambarkan sebagai dasaran sebuah batik.

Dasaran Batik Gringsing memiliki makna keseimbangan, keteguhan dan kesatuan dan diberi motif utama Satrio Manah. 

Batik Gringsing di Jawa Timur memiliki beberapa makna dan bentuk seperti moto kitiran, moto pithik, merica bolong dan sisik melik dan banyak lainnya.

Melalui East Java Fashion Harmony 2020, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengangkat Batik Gringsing sebagai warisan budaya sekaligus mengangkat kreator desain Jawa Timur. 

Ada 12 desainer dari Jawa Timur yang menampilkan rancangan desain dengan tema berbeda dan filosofinya masing-masing. Acara ini juga dihadiri oleh Puteri Indonesia 2020 Rr Ayu Maulida Putri sebagai bintang tamu utama.

Baca juga: Ke Banyuwangi, Gubernur Khofifah Semangati Pelaku UMKM

Baca juga: Merry Kesal Lihat Tingkah Dimas Ramadhan Pijat Raffi Ahmad Cuma Cengengesan: Kerjaan Kamu Apa

"Harapannya untuk seluruh pengrajin batik agar semakin bisa maju lagi berkembang hingga dunia international," kata Ayu Maulida, Sabtu (14/11/2020).

"Keunikan batik ini punya cerita dan pesan khusus dari masing-masing daerah. Banyak makna dari Batik Gringsing di Jawa Timur sebagai doa kemanusiaan," tambahnya.

Mengusung tema Fashion on the Beach, event ini tidak hanya mempopulerkan batik tetapi juga pariwisata Jawa Timur. 

Sehingga dapat berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi kreatif masyarakat.

Penulis: Nur Ika Anisa

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved