Pilkada Kediri

Malam Ini KPU Kabupaten Kediri Selenggarakan Debat Publik II

KPU Kabupaten Kediri ajak masyarakat untuk saksikan debat kedua Pilkada 2020 yang disiarkan melalui stasiun televisi swasta Selasa (17/11/2020)

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Yoni Iskandar
farid Mukarrom/Tribunjatim
Debat Publik Pertama Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa di Gedung Bagawanta Selasa (3/11/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - KPU Kabupaten Kediri ajak masyarakat untuk saksikan debat kedua Pilkada 2020 yang disiarkan melalui stasiun televisi swasta Selasa (17/11/2020) pukul 19.00 WIB.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri bidang Partisipasi Masyarakat Nanang Qosim mengajak masyarakat untuk melihat langsung proses debat publik kedua ini.

"Kami sudah berkoordinasi dengan panelis yang sudah dibentuk jauh hari sebelumnya untuk menentukan materi debat ini. Kami di KPU Kabupaten Kediri tidak ikut campur dalam pembahasan materi detail debat, semuanya kami serahkan ke tim panelis," katanya Selasa (17/11/2020).

Selain itu melalui ajang debat ini masyarakat bisa menentukan pilihan apakah program visi misi yang dijabarkan sudah sesuai dengan kebutuhannya.

"Kami juga melakukan inovasi dengan mengajak akun medsos Kediri kekinian atau akun lain dalam mengasosiasikan acara debat ini. Harapannya bisa menjangkau semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam acara debat nanti," ucapnya kepada TribunJatim.com.

Perlu diketahui untuk panelis debat malam nanti ada 5 orang dengan latarbelakang yang berbeda beda.

Eka Wisnu Wardhana Komisioner KPU Kabupaten Kediri bidang Data dan Informasi mengatakan bahwa panelis pertama nanti ada Abdu salam Wakil Direktur Kedai Jambu Institute sekaligus Koordinator Kota Program Kota Tanpa Kumuh ( KOTAKU) Kota Surabaya.

"Kemudian kedua ada Dr. Nur Subeki, ST., M.T. Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah Malang. Ketiga nanti ada Taufik Al Amin Ketua Paguyuban Lintas Masyarakat PaLM Kediri Dosen IAIN Kediri. Keempat ada Achmad Room Fitrianto Ketua Program studi S1 Ekonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya. Terakhir ada Dr. Agus Machfud Fauzi, M.Si Dosen Sosiologi Politik Unesa," jelasnya.

Baca juga: Arema FC Pastikan Bakal Kembali Datangkan Pemain Asing Sebelum Lanjutan Liga 1 2020, Posisi Striker

Baca juga: Aurel Sedih Sikap Ashanty Tiap Ditinggal, Ucapan Sebelum Pisah: Kayak Ga Ada Aku Lagi di Hidup Bunda

Baca juga: Daftar Rotasi di Lingkup Polda Jatim, Posisi Kabid Humas Digantikan Kombes Gatot Repli Handoko

Sementara itu terpisah Muhammad Fauzi Nur Fuad selaku salah satu Koordinator Relawan Bumbung kosong Kabupaten Kediri mengatakan bahwa acara debat publik malam ini tidak penting.

"Kita tahu harusnya kalau debat ini ada lawannya, kalau malam nanti itu bukan debat melainkan hanya tanya jawab," kata pria yang akrab disapa Gus Fuad kepada TribunJatim.com.

Selain itu bagi Gus Fuad bahwa acara debat malam nanti dianggap tidak fair, karena panelis debat tidak mewakili masyarakat Kabupaten Kediri.

"Sebenarnya masyarakat sudah banyak yang tidak simpati dengan acara nanti, karena dari awal sudah cacat prosedur dan hukum pelaksanaan Pilkada ini. Jadi acara debat nanti hanya akan menghamburkan anggaran sajar," tandasnya.(farid/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved