Program Creative Center Bakal Fasilitasi Kreatifitas Anak Muda di Dunia Digital

Upaya ini disiapkan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompetitif bagi generasi muda di era 4.0 atau era serba digital

Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Gresik Creative Center bakal jadi wadah kreatifitas anak muda di dunia digital 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim-dr. Asluchul Alif akan memberikan perhatian tersendiri untuk pengembangan potensi diri anak-anak muda. 

Konsep program dalam rangka penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni ini digagas oleh Qosim-Alif, jika nanti pada tanggal 9 Desember 2020 diamanahi memimpin Kabupaten Gresik pada periode berikutnya.

Satu di antara program kreatif yang dimaksud adalah Gresik Creative Center (GCC). 

Upaya ini disiapkan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompetitif bagi generasi muda di era 4.0 atau era serba digital.

Baca juga: Penjualan Produk Kayu Membaik, Darmi Bersaudara Optimistis 2021 Mampu Masuki Pasar Korsel-Australia

"Anak muda di sini saya lihat memiliki semangat yang luar biasa, terutama dalam politik. Karena generasi muda saat ini mendominasi jumlah pemilih tetap di Kabupaten Gresik, yang akan menentukan baik buruknya Gresik ke depan ya pemuda," kata Mas Alif, sapaan dr Asluchul Alif saat memaparkan visi misi Qosim-Alif serta menyampaikan terkait potensi tantangan, prospek, dan juga potensi pemuda dalam agenda ngobrol pintar (ngopi) bersama milenial di Kecamatan Benjeng yang bertempat di Tranz Cafe Desa Metatu pada Rabu (25/11/2020) sore.

Menurutnya, sejumlah rancangan program yang sistematis dan terukur pun sudah disiapkannya bersama Pak Qosim. 

Termasuk di antaranya program untuk penguatan skill dan kreativitas pemuda Gresik.

"Ada Kartu Pemuda Bangkit bagi yang belum bekerja dan belum punya usaha. Fungsinya untuk akses anak muda dalam mengupgrade skill sesuai minat dan kebutuhan industri," tutur Cawabup Gresik nomor urut 1.

Selain itu dikatakan, bagi anak muda yang ingin berusaha juga tersedia Kartu UMKM Bangkit. 

Manfaatnya, bagi pelaku usaha yang baru merintis atau ingin mengembangkan usahanya bisa mendapatkan pendampingan mulai dari perizinan, bahan baku, produksi, modal, pengemasan hingga pemasaran.

"Kenapa harus kartu yang spesifik? Karena dengan kartu sesuai kelompok masyarakat dan sektor mata pencahariannya membuat pendataan bisa lebih valid, lebih mudah evaluasinya, dan dalam penyaluran manfaatnya bisa lebih sistematis. Jadi tidak cukup dengan KTP," urainya.

Selanjutanya perlu diketahui dalam konsep Kartu Pemuda Bangkit juga terdapat fasilitas yang akan didirikan. Yaitu salah satunya Gresik Creatif Center.

"Fasilitas berupa peralatan dan lainnya akan disiapkan untuk anak-anak muda yang melakukan trial-trial dalam mengembangkan aplikasi, game dan mengasah skillnya dalam semua bidang," beber Dokter Alif, saat menjawab pertanyaan salah satu peserta Ngopi, Khusni.

"Saat ini sebenarnya banyak anak muda yang lagi gila teknologi tapi tidak atau belum terwadahi, ada yang gamer, pengembangan aplikasi, dan lain-lainnya, banyak juga komunitas di Gresik yang berkecimpung dalam dunia itu. Apa yang akan dilakukan Mas Alif dan Pak Qosim untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka agar bisa menjadi usaha yang menghasilkan," tanya pemuda berusia 25 tahun tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved