Breaking News:

Berita Persebaya Surabaya

Legenda Persebaya Kritik Performa Bajul Ijo di Awal Liga 1: Tak Ada Rumus Kalah Main di Surabaya

Legenda Persebaya Surabaya Yongki Kastanja coba mengupas kekurangan Bajul Ijo di dua laga awal Liga 1 2020 lalu

TRIBUNJATIM.COM/HABIBUR ROHMAN
BERMAIN IMBANG - Pemain Persebaya Surabaya Hansamu Yama menyumbang gol tunggal mengimbangi Persik Kediri pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (29/2/2020). Pada pembukaan Liga-1 yang dibuka Menpora dan Ketua PSSI ini diisi berbagai hiburan dan tarian massal. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Legenda Persebaya Surabaya Yongki Kastanja coba mengupas kekurangan Bajul Ijo di dua laga awal Liga 1 2020 lalu, sebelum kembali bergulir pada Februari tahun depan.

Gelandang tangguh Persebaya di era 80-an ini memberikan indikasi tidak puas dengan peforma yang ditampilkan Makan Konate dkk karena dari dua laga awal tersebut hanya memetik satu poin saja.

Baca juga: BREAKING NEWS - Juara Formula 1 Lewis Hamilton Positif Virus Corona, Absen pada GP Sakhir

Baca juga: Liverpool Vs Ajax, The Reds Cuma Butuh 1 Poin untuk Lolos 16 Besar Liga Champions

Membuatnya heran karena satu poin itu didapat saat Persebaya bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) usai bermain imbang 1-1 atas Persik dan kalah 3-4 dari Persipura.

Menurutnya, hanya memetik satu poin dari dua laga kandang adalah sebuah kerugian besar buat Persebaya yang pada jamannya dulu selalu melibas lawan-lawannya saat main di kandang.

Pada saat itu Persebaya masih bermarkas di Stadion Gelora 10 November (G10N) Tambak Sari, Surabaya.

"Waktu saya jadi pemain tidak ada ceritanya kalah main di Tambak Sari. Mau Persipura Jayapura, PSM Makassar kita libas. Di Papua, di Ujung Pandang juga kita menang," kata Yongki Kastanja, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: 8 Tim yang Berpeluang Tembus 16 Besar Liga Champions Pekan Ini

Baca juga: Sejarah Baru, Stephanie Frappart, Jadi Wasit Wanita Pertama di Liga Champions

Untuk itu, dia mengingatkan kepada generasi terbaru Persebaya untuk bisa menunjukan permainan terbaik, mental pantang menyerah guna memetik hasil maksimal saat main di GBT.

"Buat Persebaya kalau bisa main di Surabaya tidak ada isilahnya kalah, harus menang. Sudah tidak ada rumus lain, pokoknya main di GBT wajib menang. Ini main di kandang sendiri lo, masak didikte lawan," ujarnya.

Baca juga: Kisah Bersejarah Bek Muda Persebaya Jalani Debut Bersama Tim Bajul Ijo

Baca juga: Winger Persebaya Kenang Momen Spesial di Bulan November, Bawa Bajul Ijo Juara dan Promosi ke Liga 1

Namun, sekadar informasi, Liga 1 2020 masih dalam masa penundaan hingga Februari 2021 karena PSSI ataupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga belum mendapat izin dari Polri.

Pihak Persebaya sendiri masih meliburkan seluruh anggota timnya dari aktivitas latihan bersama sejak 24 Oktober lalu hingga batas waktu yang belum ditentukan imbas mundurnya liga ke tahun depan.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved