Pilkada Serentak
Optimalkan Potensi Lokal Ponorogo, Ipong Gerakkan Roda Ekonomi Arus Bawah
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni - Bambang Tri Wahono melihat sektor pertanian sebagai potensi besar yang dimiliki
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni - Bambang Tri Wahono melihat sektor pertanian sebagai potensi besar yang dimiliki oleh Ponorogo.
Untuk itu Ipong akan melanjutkan pembangunan di sektor pertanian yaitu dengan meningkatkan hasil produksi serta memastikan hasil panen dari petani di Ponorogo bisa terjual dengan harga yang tinggi.
Untuk mengakomodasi kepentingan di hilir, selama menjabat sebagai Bupati Ponorogo, Ipong telah membangun 11 Pasar Kecamatan, dan Pasar Legi yang saat ini dalam tahap penyelesaian.
Baca juga: Bawa Reog Go Internasional, Paguyuban Reog Ponorogo Dukung Ipong-Bambang
"Ini sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan dari hulu ke hilir, agar hasil produksi petani bisa tersalurkan kepada Masyarakat," ucap Ipong, Selasa (1/12/2020).
Menurut Ipong, pasar menjadi salah satu fasilitas yang penting untuk meningkatkan pendapatan para petani serta mempermudah masyarakat untuk memperoleh kebutuhan sehari-hari.
"Dengan begitu roda ekonomi arus bawah bisa terus bergerak sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat," jelasnya.
Lebih lanjut, dalam masa Pandemi Covid-19 ini, ia bertekad untuk membangkitkan roda ekonomi Ponorogo dengan mengoptimalkan potensi lokal.
Dengan begitu, Ponorogo tidak harus mengandalkan potensi dari luar, sehingga tidak akan ikut terdampak dengan adanya resesi.
Untuk mewujudkan kemandirian tersebut Ipong akan mendorong terwujudnya ketahanan keluarga dan kemandirian di level rumah hingga RT melalui program Dasawisma.
"Kita dorong ibu-ibu bisa lebih produktif, bukan hanya mendampingi para suami mencari nafkah, namun juga mampu berkontribusi menjadi penopang ekonomi keluarga," jelasnya.
Selain itu, Ipong juga akan mengalokasikan dana RT sebesar 2 hingga 5 juta per RT per tahun, yang akan disinergikan dengan rencana di tingkat kabupaten melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan.
"Diharapkan ini akan menjadi solusi berkelanjutan terhadap optimalisasi potensi dan kebutuhan dari masing-masing RT," jelas politisi NasDem ini.