Pilwali Surabaya 2020

Tugas Mulia Polisi Dalam Pilwali Surabaya, Jaga Jalannya Pemungutan Suara dan Tegakkan Prokes di TPS

Surabaya menjadi salah satu kota yang akan melaksanakan agenda nasional pemilihan umum pada Rabu, 9 Desember 2020 nanti

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Polisi Surabaya bersiap amankan Pilkada Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Surabaya menjadi salah satu kota yang akan melaksanakan agenda nasional pemilihan umum pada Rabu, 9 Desember 2020 nanti.

Sekitar dua juta pemilih akan berbondong ke 4.153 TPS di wilayah hukum Polrestabes Surabaya dan 1.030 TPS di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya menggelar apel kesiapan personil untuk kali terkahirnya sebelum benar-benar dilepas ke medan tugas.

Baca juga: Kapolres Kediri Gelar Apel Kesiapsiagaan Petugas Keamanan TPS Jelang Pilkada Serentak 2020

"Terimakasih rekan-rekan, telah bekerja maksimal untuk terus melakukan orientasi ke TPS-TPS yang sudah ditentukan. Itu adalah salah satu langlah untuk kita dapat mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," kata Kombes Pol J.E Isir saat memberi amanat kepada seluruh personil di depan Mapolrestabes Surabaya, Senin (7/12/2020).

Setidaknya, ada 1022 personil yang akan disebar ke 4153 TPS wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Sebelum bertugas, ribuan personil polisi itu telah melakukan swab test untuk mengidentifikasi penularan virus Covid-19.

Mereka yang ditugaskan telah menunjukkan hasil negatif Covid 19 dan siap melaksanakan tugas tersebut.

Dari hasil orientasi, setidaknya ada 75 TPS yang dinyatakan dalam kondisi rawan, baik rawan genanangan air ataupun kerawanan terkait potensi gesekan antar kelompok.

"Yang pasti rekan-rekan harus sudah komunikasi dengan warga, tokoh masyarakat setempat, lalu tanyakan kepada RT atau RW apakah formulir sudah dibagikan semua. Jika ditemukan ada warga pemilih yang tidak terdaftar di TPS itu segera diamankan,"lanjutnya.

Isir mengingatkan, bahwa perhelatan pesta demokrasi ini merupakan agenda nasional yang wajib diamanakan prosesnya.

Meski begitu, perwira tiga melati itu juga menegaskan jika gelaran pilkada kali ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid 19.

"Ada dua tugas besar yang harus rekan-rekan laksanakan. Pertama jaga dan amankan proses pemilihan dan pemungutan suara. Kedua, tegakkan protokol kesehatan karena kita tifak ingin ada lonjakan kasus Covid-19 dengan harapan tidak ada klaster pemilu di Surabaya. Semoga rekan-rekan dalam lindungan Tuhan dan diberi kesehatan sampai tuntas melaksanakan tugas mulia ini,"tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved