Pilkada Kediri

Hasil Hitung Cepat Pilkada Kediri Paslon Dhito-Dewi Raih 76,58 Persen Suara, Berarti 'Wajar Saja'

Hitung cepat paslon Hanindhito Himawan Pramana - Dewi Maria Ulfa melakukan hitung cepat Pilkda Kediri 2020, raih 76,58 persen suara.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Hefty Suud
SURYA/FARID MUKARROM
Konferensi pers tim pemenangan Pasangan Cabup-cawabup Mas Dhito-Dewi di Posko Pemenang Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Rabu (9/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Paslon Hanindhito Himawan Pramana - Dewi Maria Ulfa telah melakukan hitung cepat Pilkda Kediri 2020. 

Budi Sulistyo, Ketua Pemenangan Paslon Dhito-Dewi mengatakan, hasil kemenangan berdasarkan hitung cepat sudah sesuai dengan survei terakhir yang dilakukan pihaknya.

Haslinyam paslon tunggal ini memperoleh 76,58 persen suara.

Baca juga: Ramalan Cinta Zodiak Besok Kamis, 10 Desember 2020: Pisces Terbuka Lagi, Gemini Bisa Hilangkan Jarak

Baca juga: Hitung Cepat Pilkada Malang 2020 Internal Ladub, Klaim Unggul 44.09 Persen Suara: Sesuai Prediksi

"Angka 76,58 persen ini wajar saja, artinya masih ada masyarakat yang tidak menginginkan mas Dhito. Akan tetapi yang inginkan mas Dhito jadi Bupati juga jauh lebih besar," ungkapnya. 

Budi Sulistyo menyampaikan, Mas Dhito harus turun ke masyarakat sebelum pelantikan untuk menjaring aspirasi yang belum pernah tersampaikan sebelumnya.

"Mas Dhito juga harus bertemu ibu Bupati saat ini untuk berdiskusi mana pondasi yang bisa dilanjutkan kedepan. Jadi ada kesinambungan dan good will antara yang diganti dan penggantinya" terangnya.

Baca juga: Hasil Pilkada Kediri 2020: Kotak Kosong Menang Lawan Paslon Dhito-Dewi di 4 TPS Ini

Baca juga: Hasil Pilkada Jember 2020, Faida-Vian Unggul di TPS Cak Salam

Menurut Budi bahwa pihaknya membuka jalan bagi kelompok kotak kosong atau bumbung kosong untuk memberikan aspirasi demi pembangunan Kabupaten Kediri.

"Jika mereka punya visi misi yang ada wujudnya dan baik maka itu bisa diserap. Tetapi kalau tidak ada, ya apa yang harus digunakan," tuturnya.

Budi Sulistyo mengaku bahwa pihaknya masih akan mengawal proses surat suara ini hingga ditetapkan secara resmi oleh KPU Kabupaten Kediri.

"Kami akan koordinasi dengan KPU dan tim survei kami di lapangan," tutupnya.

Penulis: Farid Mukarrom

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved