Breaking News:

KPU Trenggalek: Partisipasi Pilkada Sekitar 67,51 Persen

Komisi Pememilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek memprakirakan tingkat partisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sekitar 67,51 persen

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek, Mas Ipin meninjau kesiapan TPS Pilkada Trenggalek 2020, Selasa (8/12/2020) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Komisi Pememilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek memprakirakan tingkat partisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sekitar 67,51 persen.

Jumlah itu di bawah target partisipasi yang dipatok KPU sebanyak 70 persen. Juga terpaut sedikit dibanding partisipasi pada Pilkada 2015 sebanyak 67,85 persen.

Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi tak menampik bahwa tingkat partisipasi di bawah target.

Namun, ia beranggapan jumlah partisipasi itu tak buruk. Buktinya, kata dia, hanya selisih 0,34 persen dari Pilkada 2015. Padahal, Pilkada kali ini digelar di tengah pandemi Covid-19.

Pandemi, menurut Gembong, merupakan faktor yang paling berpengaruh pada partisipasi pemilih. Menurutnya, ada banyak warga yang berada di luar kota memilih tak pulang mencoblos karena pandemi.

“Belum lagi warga yang berada di luar negeri. Kami masukkan ke dalam daftar pemilih. Tapi mereka tidak pulang,” ucap dia kepada TribunJatim.com, Jumat (11/12/2020).

Di sisi lain, jumlah suara tidak sah dalam Pilkada ini pun tergolong tinggi. KPU memprakirakan, jumlahnya di atas 11 ribu surat suara.

Baca juga: VIRAL Pramugari Cantik Jadi Penjual Elpiji Gara-gara Covid-19, Akui Tak Malu: Teman Saya Malah Iri

Baca juga: Istri Dibunuh Suami Ke-4 Setelah Curhat Mantan Minta Balikan, Polisi Prihatin Lihat Jasad: Ada Tanda

Baca juga: Makan Konate Susul David da Silva Tinggalkan Persebaya Surabaya, Akui Dapat Tawaran Klub Luar Negeri

Surat suara tak sah terdiri dari berbagai jenis. Mulai dari surat suara yang dicoblos di kedua kolom gambar pasangan calon, hingga surat suara yang dicoblos dengan alat yang bukan disediakan.

“Misalnya, pemilih mencoblos pakai polpen. Itu juga termasuk kategori tidak sah,” ucap dia.

Gembong mengatakan, pelaksanaan Pilkada kali ini masih pada tahap rekapitulasi di tingkat kecamatan. Rencananya, rekapitulasi tingkat itu akan selesai hingga Jumat (11/12/2020) malam.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved