Breaking News:

Maksimalkan Kinerja, ASN Pemkab Nganjuk Digembleng Jalankan Pekerjaan Berbasis Aplikasi E-Kinerja

Maksimalkan kinerja ASN, Pemkab Nganjuk gelar bimbingan teknis (Bimtek) penerapan aplikasi e-kinerja.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, M Yasin saat memberikan materi pembinaan terhadap ASN Pemkab Nganjuk dalam penerapan aplikasi e-kinerja. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Maksimalkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkab Nganjuk gelar bimbingan teknis (bimtek) penerapan aplikasi e-kinerja.

Dengan demikian, setiap ASN dilingkup Pemkab Nganjuk akan mengetahui beban tugas serta apa yang harus dilakukannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, dengan teknologi informasi aplikasi e-Kinerja akan menjadi salah satu upaya memberikan apresiasi dan pengakuan kinerja pegawai yang terukur.

Dengan adanya aplikasi tersebut, diharapakan adanya kepastian bagi para pegawai untuk menunjukkan kinerja yang baik.

"Tentunya dengan adanya e-Kinerja maka nantinya tidak ada lagi pegawai yang tidak tahu apa yang harus dikerjakan dan pegawai tidak hanya sekedar menunggu perintah dari atasannya," kata M Yasin, Selasa (22/12/2020).

Dijelaskan M Yasin, adanya aplikasi e-Kinerja kedepan para ASN dituntut untuk mendigitalisasi semua proses kerjanya. Dimana hal itu termasuk dalam siklus manajemen ASN dan menjadi perhatian dalam pembahasan indikator kinerja, meliputi pengelolaan kinerja pegawai dengan mengukur tingkat efektifitas dan juga kreatifitas pegawai dalam bekerja.

Baca juga: Tiga Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Satgas Minta Warga Kabupaten Nganjuk Semakin Patuh Prokes

Baca juga: Tingkatkan Produktifitas Pertanian, Distan Nganjuk Realisasi Bantuan Peralatan untuk Kelompok Tani

"Dan aplikasi teknologi informasi ini akan menjadi tugas dan kewajiban yang harus dijalankan ASN Pemkab Nganjuk," ucap M Yasin.

Sementara Kepala BKD Kabupaten Nganjuk, Sopingi mengatakan, aplikasi e-Kinerja selain merupakan representasi dari Laporan SKP juga akan dipergunakan sebagai dasar dalam pemberian tambahan penghasilan (tamsil). Dimaan selama ini dasar dari pemberian tamsil hanya dari presensi ASN, dan yang akan datang tamsil akan diberikan berdasarkan laporan kinerja yang telah diinput dan dikonversikan dalam bentuk poin.

"Dan nantinya akan didapatkan standar poin yang harus dikumpulkan oleh ASN dalam sebulan, sedangkan presensi tetap dipergunakan sebagai pengurang nilai tamsil dari poin yang didapatkan ASN,“ kata Sopingi.

Sedangkan Analis Kinerja BKD Kabupaten Nganjuk, Mohammad Bagus mengatakan, kegiatan bimtek aplikasi e-Kinerja tersebut diharapkan bisa meningkatkan target capaian kinerja OPD dan ASN agar bisa berjalan secara maksimal. Dimana kegiatan itu nantinya ditentukan oleh Kepala OPD, kemudian ditindaklanjuti oleh Sekretaris Dinas dan diteruskan ke Kepala Bidang kegiatan untuk dilaksanakan oleh pemangku kegiatan (Kepala seksi) serta staf.

Dijelaskan Bagus, dengan kegiatan itu bisa diketahui tentang berapa penyerapan maupun pelaksanaan capaian kinerja setiap OPD dan tupoksi yang belum dieksekusi bisa segera direalisasikan, sehingga output yang dihasilkan bisa dilaporkan.

"Selain itu, penerapan e-Kinerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Sipil dengan jam kerja 1.250 jam pertahun, 104,16 jam per bulan dan 6 jam per hari," tutur Bagus. (SURYA/Achmad Amru Muiz) 

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved