Breaking News

Banyak Jalan Rusak Belum Diperbaiki, Kinerja Dinas PU BMSDA Sidoarjo Dinilai Lambat, Ini Alasannya

Banyak jalan rusak yang belum juga diperbaiki, kinerja Dinas PU BMSDA Sidoarjo dinilai lambat, begini alasannya.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Kondisi jalan rusak di Sukodono Sidoarjo, Selasa (29/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sejumlah alasan disampaikan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air atau Dinas PU BMSDA Sidoarjo saat hearing bersama Komisi C DPRD Sidoarjo, Selasa (29/12/2020).

Berbagai alasan itu disampaikan ketika ditanya tentang banyaknya jalan rusak di Sidoarjo yang tak kunjung diperbaiki. Mulai alasan cuaca, pengadaan barang, dan kurangnya personel.

Sejak beberapa waktu lalu, banyak jalan di Sidoarjo yang rusak. Di Sedati, Buduran, Krian, Sukodono, Gedangan, dan sebagainya. Keluhan di media sosial dan berbagai media massa disampaikan oleh warga.

Banyak juga keluhan masuk ke DPRD Sidoarjo terkait lubang-lubang jalan yang menganga di mana-mana. Namun dewan tak berdaya karena ketika keluhan itu disampaikan ke PU, belum ada respons dan tindakan yang sesuai harapan.

"Makanya Komisi C memanggil Dinas PUPR untuk memperjelas persoalan yang ada. Kenapa banyak jalan rusak tak segera diselesaikan," kata Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno. 

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Pasien Pascalibur, Pemkab Sidoarjo Tambah Tempat Isolasi untuk Pasien Covid-19

Ketika bertemu dengan perwakilan Dinas PU, berbagai pertanyaan pun disampaikan. Tentang banyaknya jalan rusak, sistem kerjanya yang lambat, dan sebagainya.

Menanggapi itu, Plt Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Mujiono, mengatakan bahwa ada sejumlah permasalahan utama yang dihadapi pihaknya sehingga kurang maksimal dalam menjalankan tugas.

Kondisi jalan rusak di Krian Sidoarjo, yang banyak dikeluhkan warga, 2020.
Kondisi jalan rusak di Krian Sidoarjo, yang banyak dikeluhkan warga, 2020. (TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK)

Pertama, kendalanya terkait pengadaan material. Dia mengaku, dari total pengadaan material yang ditargetkan, sampai saat ini belum sampai separuh yang datang.

"Pengadaan baru terlaksana 5 November 2020 lalu. Dari 400 ton material, baru ada 70 ton. Tapi ini akan terus berlanjut," jawabnya.

Baca juga: Senggol Pembatas Jalan Saat Hendak Menyalip, Pria Nganjuk Terlindas Truk di Bypass Krian Sidoarjo

Selain masalah itu, kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan saat ini juga dirasa sangat berdampak pada proses perbaikan jalan. Dalih yang disampaikan Dinas PU setiap tahun.

Alasan lain adalah permasalahan SDM dalam tim satgas perbaikan jalan Sidoarjo. Dia menyebut, setidaknya ada tiga tim satgas yang dimiliki Dinas PUBMSDA saat ini, setap tim beranggotakan tujuh orang.

Namun kinerja dari satgas tersebut belum bisa optimal karena salah seorang petugasnya sedang sakit. Sehingga berdampak pada progres pengerjaan.

"Kami sebenarnya mau nambah satgas lagi, tapi ini terkendala anggaran juga," keluhnya.

Baca juga: Malam Pergantian Tahun di Sidoarjo, Polisi Terapkan Jam Malam, Penyekatan dan Razia Besar-besaran

Meski begitu, Mujiono mengaku pihaknya bertekad untuk segera merampungkan permasalahan perbaikan jalan di Sidoarjo. Caranya, dimulai dari pengoptimalan segenap material yang sudah ada untuk perbaikan jalan.

Tapi melihat kondisi jalan rusak di mana-mana, sementara masa kerja anggaran 2020 tinggal dua hari, sepertinya tidak mungkin tahun ini pekerjaan itu selesai. Lagi-lagi, Dinas PU akan menyumbang Silpa terbanyak karena rendahnya serapan anggaran di sana.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved