Percepat Proses Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Trenggalek Lelang Dua Pengerjaan Jalan
Pemerintah Kabupaten Trenggalek memulai lelang dua paket pengerjaan jalan senilai Rp 8,6 miliar pada awal tahun 2021.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek memulai lelang dua paket pengerjaan jalan senilai Rp 8,6 miliar pada awal tahun 2021.
Lelang ini terbilang cepat sebab biasanya lelang awal tahun baru dimulai sekitar bulan Maret-April.
Berdasarkan laman Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Trenggalek, dua lelang itu, yakni pertama peningkatan jalan Bangunsari-Prapatan yang masuk wilayah Kecamatan Pule dan Panggul senilai Rp 3,2 miliar.
Kedua, peningkatan jalan Nglongsor-Karangan yang masuk wilayah Kecamatan Karangan-Tugu Rp 5,4 miliar.
Pendaftaran lelang dibuat pada 22 Desember 2020 dan akan berakhir pada 6 Januari 2021.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, percepatan lelang peningkatan jalan itu merupakan bentuk tanggungjawab pemerintah kepada masyarakat.
Baca juga: Vaksin Covid 19 Tiba Di Surabaya, Polisi Kawal Ketat Distribusinya
Baca juga: Terasa Sakit 24 Jam, Kesaksian Penerima Vaksin Covid-19, Efek Lainnya Diungkap, Apa yang Terparah?
Baca juga: Anya Geraldine Jatuh dari Sepeda Trending di Twitter, Ada Luka di Pelipis, Gading Marten Komen Gini
Harapannya, lelang lebih awal bakal membuat infrastruktur lebih cepat diperbaiki dengan kualitas yang juga baik.
Apalagi, kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, jalan merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat.
Dengan lelang lebih cepat, pemkab berharap jalan di dua wilayah tersebut bisa terbangun dengan lebih baik.
Soalnya, masih butuh waktu beberapa bulan dari awal lelang hingga proses pengerjaan. Itu pun apabila tak ada gagal lelang.
“Dengan melakukan lelang lebih awal, maka akan ada kecukupan waktu untuk pemenang melaksanakan pekerjaan dengan baik,” ucap dia kepada TribunJatim.com.
Menurut Mas Ipin, baru kali ini Pemkab Trenggalek membuka lelang paket pengerjaan di awal tahun.
“Biasanya, dilaksanakan mulai April. Itu baru lelang dan Juni baru ada pemenang. Sehingga pekerjaannya cepat-cepatan. Sehingga kualitasnya kurang bagus,” tutur dia.
Purna, salah satu pengguna jalan, mengaku senang apabila jalan ruas Nglongsor-Karangan diperbaiki.
Soalnya, menurut dia, jalan itu telah rusak cukup parah. Kendaraan yang melintas harus berhati-hati dan pilih-pilih ruas agar tak terlewat di lubang jalan.
"Syukurlah kalau mau segera diperbaiki. Soalnya sudah agak parah rusaknya," kata dia kepada TribunJatim.com. (fla/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jalan-alternatif-penghubung-trenggalek-ponorogo-ambrol.jpg)