Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Tangis Istri Tahu Suami Korban Sriwijaya Air Jatuh, Status WA Terakhir Riyanto Jadi Petunjuk

Tahu suami juga korban Sriwijaya Air yang jatuh, sang istri menangis, status WA terakhir Riyanto jadi petunjuk.

Penulis: Alga | Editor: Sudarma Adi
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Foto semasa hidup Suyanto korban tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Sragen, Jawa Tengah, saat bersama istri dan anak 

TRIBUNJATIM.COM - Istri penumpang Sriwijaya Air jatuh menangis saat melihat status WA terakhir sang suami.

Suaminya ternyata turut menjadi korban dalam tragedi jatuhnya Sriwijaya Air pada Sabtu (9/1/2021).

Sang suami ternyata sempat mengunggah foto tiket penerbangan dari Jakarta ke Potianak.

Mata sang istri berkaca-kaca saat bercerita awal mula suaminya berangkat ke Jakarta.

Pencarian di lokasi jatuhnya Sriwijaya Air dan temuan sementara yang didapatkan
Pencarian di lokasi jatuhnya Sriwijaya Air dan temuan sementara yang didapatkan (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG - KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO)

Diberitakan, 2 warga asal Giri Mulyo RT 18 dan Grasak RT 16 Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, menjadi korban kecelakaan Sriwijaya Air.

Kepala Desa Katelan, Paidi mengatakan, kabar tersebut sudah dikroscek pihak keluarga seusai mendapat kabar dari siaran televisi.

Hal itu dilakukan dengan melihat story Whatsapp (WA) Riyanto yang sempat mengunggah foto tiket penerbangan Jakarta-Pontianak.

Foto tersebut dilengkapi dengan tulisan 'Tiwas subuh mngkte' (terlanjur berangkatnya subuh) yang dilengkapi dengan emoticon kesal.

"Korban ternyata membuat story WA. Kemudian ada info yang muncul di media televisi," kata Paidi kepada TribunSolo.com, Minggu (10/1/2021).

"Setelah dicek, namanya kakak-beradik tersebut ada dalam data nama yang tertera di televisi," tambahnya.

Baca juga: Profil Captain Afwan Pilot Sriwijaya Air, Sabar & Dermawan: Cockpit Selalu Ada Tulisan Surat Alquran

Mendapati kabar nahas tersebut, istri korban syok dan tak kuasa membendung tangisnya.

Paidi menuturkan saat ini, perwakilan keluarga telah berada di Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Mereka bertolak ke sana, Sabtu (9/1/2021), sekitar pukul 22.00 WIB, menggunakan mobil.

"Yang berangkat itu bapak, ibu, dan 2 adik korban. Sama ada 1 orang sopir," tuturnya.

Baca juga: Pilot Afwan Tiba-tiba Minta Maaf ke Istri, Cerita Pakai Baju Tak Disetrika Terungkap, Tergesa-gesa

Minta doa hasil PCR

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved