Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Suami Video Call 10 Menit sebelum Pesawat Lepas Landas Lalu Jatuh, Istri Pilu Diberi Pesan: Jaga Ya
Satu di antara penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 itu bernama Sugiono Efffendi (35).
Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
Menurut Kholifah, suaminya memang bekerja di Pontianak sebagai buruh bangunan.
Sugiono pulang untuk mencari tambahan tenaga kerja di sana.
Selama di Lampung pada pekan kemarin, Sugiono mengajak Pipit Piyono (25) dan Yohanes (27), tetangga satu kampung untuk diajak bekerja di Pontianak.
Baca juga: Postingan Terakhir Ocky Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 Bak Firasat? Bukan Foto Sendiri, Yaudah Ayo
Sementara itu, Ketua Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Lampung, AKBP Yuni mengungkapkan, kehadiran tim psikolog untuk membantu keluarga korban mengatasi kecemasan di tengah masa menunggu kepastian atas kecelakaan tersebut.
"Mereka (keluarga korban) sudah pasti dilanda kecemasan, menunggu kepastian kabar dari anggota keluarga mereka itu," kata Yuni.
Upaya pendampingan ini, kata Yuni, adalah untuk membantu melewati masa krisis di kejiwaan keluarga korban.
"Apalagi saat ini di masa pandemi. Harapan kami, kecemasan ini tidak menurunkan imun mereka," kata Yuni.
Yuni menambahkan, pendampingan psikologis yang diterapkan yakni membiarkan keluarga meluapkan emosinya agar tidak ada perasaan yang menjanggal.
"Mereka butuh teman bicara, seorang pendengar yang baik, tim psikolog kami memposisikan diri seperti itu untuk awalnya," kata Yuni.
UPDATE Pencarian Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ 182
Badan SAR Nasional ( Basarnas) mendapatkan tambahan kekuatan guna mencari keberadaan black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air 182 yang diduga masih berada di bawah laut.
Tambahan kekuatan ini ditandai dengan datangnya Kapal Riset (KR) Baruna Jaya hingga tim Mahakarya Geo Survey (MGS), sebuah perusahaan yang bergerak dalam survei pemetaan laut.
Mereka akan bergerak sesuai dengan enam areal laut yang sebelumnya sudah ditentukan Basarnas
"Dari enam sektor (areal) itu kita maksimalkan khusus untuk mencari black box. Kita diperkuat empat unsur yang mempunyai kemampuan itu. Ada KRI Rigel, (KR) Baruna Jaya, dari Kementerian Komunikasi, Kementerian Maritim, itu KR ARA, dan Tim MGS," ujar Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI Rasman dalam konferensi pers dikutip dari Kompas TV, Selasa (12/1/2021).
Baca juga: Tetangga Kuak Sikap Pilot Sriwijaya Air Sehari Sebelum Terbang: Pulang Belakangan, Percaya Selamat
Selama pencarian ini, personel yang bergabung di sektor laut sudah menemukan berbagai serpihan pesawat, tak sedikit juga petugas yang menemukan bagian tubuh korban.