Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Data Penerima Vaksin Covid-19 Besok Belum Terungkap, Satgas Jatim: Ada SMS 'Tiket' dari Kemenkes

Nama-nama yang akan disuntik vaksin Covid-19 besok belum bisa diungkap Satgas Jatim. Penerima disms Kemenkes langsung: jadi tiket masuk.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
VAKSIN COVID-19 - 77.760 vaksin Covid-19 tiba di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur disimpan dan dijaga di ruangan dingin, Senin (4/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM,  SURABAYA - Ketua Tim Kuratif Satgas Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi menyebutkan pihaknya belum bisa menyebutkan nama-nama orang yang akan mendapatkan suntikan vaksin virus Corona ( Covid-19 ), besok Kamis (14/1/2021).

Hal ini dikarenakan pendataan sasaran vaksin Covid-19 melalui sistem satu data yang terpusat di Kementerian Kesehatan.

Pemprov Jawa Timur (Jatim) memang mengusulkan sejumlah nama ke Kemenkes, namun siapa saja yang disetujui akan dikirimi sms blast langsung dari Kemenkes ke yang bersangkutan.

Baca juga: Postingan Terakhir Ocky Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 Bak Firasat? Bukan Foto Sendiri, Yaudah Ayo

Baca juga: PPKM Kota Kediri Hari Ketiga, Operasi Yustisi Masih Temukan Masyarakat yang Tidak Memakai Masker

"Jadi sistemnya sms itu dikirimkan ke person nya langsung, jadi sifatnya pribadi. Kami juga belum tau tapi malam ini kita akan coba mengkoordinasikan," kata Joni, saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Rabu (13/1/2021).

Namun ia mencontohkan dirinya sendiri. Ia telah mendapatkan sms blast tersebut dan mengaku sudah disetujui untuk divaksin besok.

Akan tetapi masih ada syarat dan kriteria yang harus dilewati olehnya sampai sebelum dia diputuskan untuk disuntik vaksin.

"Jadi besok saya akan tunjukkan itu sms sebagai tiket vaksinasi. Nah belum selesai, nanti saya juga akan ditanyai 16 pertanyaan terkait kondisi saya. Misalnya apa saya punya penyakit jantung, ginjal, atau diabetes dan lain-lain," urai Joni.

Baca juga: Masuk ke Dunia Lain Cerita Penyelam Cari Korban Sriwijaya Air, Hari Ke-4 Jenazah Mulai Mengapung

Baca juga: Kakek Desa Sukorejo Hilang, Pencarian Susur Sungai dan Hutan Hari Kedua Nihil, Hanya Temukan Sarung

Hal tersebut yang nantinya menentukan apakah seseorang tersebut bisa diberikan vaksin atau tidak.

Jika ada dari salah satu pertanyaan itu membiat mereka tidak layak divaksin, maka suntikan vaksin juga tidak akan diberikan pada yang bersangkutan.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved