Breaking News:

Berita Persela Lamongan

Kapten Persela Eky Taufik Siap Divaksin Covid-19 Jika Jadi Syarat Bergulirnya Kembali Kompetisi

Kapten Persela Lamongan Eky Taufik nyatakan siap divaksin Covid-19 jika menjadi syarat bergulirnya kembali kompetisi pada tahun ini.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
ABDIWAN BOXY/TRIBUN TIMUR
Bek PSM Makassar, Asnawi Mangkualam Bahar (kiri) berduel dengan bek Persela Lamongan, Mawouna Amevor (kanan) dan Eky Taufik (tengah) pada laga pekan ke-17 Liga 1 2019 di Stadion Mattoangin, Minggu (1/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik Febriyanto mengaku siap divaksin Covid-19 (virus Corona) jika itu menjadi syarat yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi dalam rencana bergulirnya kembali kompetisi di tanah air.

"Ya kalau memang itu persyaratan dari PT LIB untuk kompetisi, siap gak siap, kami sebagai pemain harus siap," terang Eky Taufik pada TribunJatim.com, Jumat (15/1/2021).

Saat ini pemerintah Indonesia memang sedang berupaya meredam penularan Covid-19 dengan vaksinasi yang ditandai penyuntikan vaksin pada Presiden RI, Joko Widodo, Rabu (13/1/2021) lalu.

Tenaga kesehatan dan tokoh publik menjadi prioritas utama pada proses awal vaksinasi Covid-19.

Belum disebut apakah pelaku sepak bola juga menjadi prioritas utama.

Namun demikian, Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi menyebut pihaknya resmi mengajukan permintaan vaksin untuk pesepak bola.

Baca juga: Harapan Kapten Persela Lamongan Jelang Rapat PT LIB dengan Perwakilan Klub Soal Nasib Kompetisi

Baca juga: Tanggapan Arema FC Soal Hasil Rapat Klub Liga 1 dengan PT LIB Terkait Nasib Kompetisi

Baik untuk timnas lintas usia, hingga semua pihak yang terlibat dalam bergulirnya kembali kompetisi, Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.

Kesiapan Eky Taufik bukan tanpa alasan, dengan vaksinasi bagi pelaku sepak bola, ketakutan masyarakat akan terjadi klaster baru Covid-19 dengan bergulirnya kembali kompetisi tidak terjadi.

Vaksinator saat akan melakukan vaksinasi Covid-19 kepada tenaga kesehatan RS Husada Utama Surabaya, Jumat (15/1/2021).
Vaksinator saat akan melakukan vaksinasi Covid-19 kepada tenaga kesehatan RS Husada Utama Surabaya, Jumat (15/1/2021). (TRIBUNJATIM.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ)

"Seperti swab yang juga sebagai syarat, pasti harus swab semua, karena itu memang persyaratan untuk kita berkompetisi, jadi harus kita laksanakan," papar pemain asal Sragen, Jawa Tengah itu.

Eky Taufik juga mengaku tidak takut dengan dampak yang akan ditimbulkan pada dirinya seusai pemberian vaksin.

Baca juga: Kompetisi Mati Suri, Pemain Arema FC dan Persebaya Surabaya Jadi Satu Tim di Fun Game

Baca juga: Merespons Hasil Virtual Meeting dengan PT LIB, Persebaya Surabaya: Lebih Baik Putuskan Berhenti Saja

Pasalnya, ia meyakini vaksin yang akan diedarkan di Indonesia sudah melewati berbagai uji lintas sektor, baik dari BPOM maupun MUI.

Dengan proses pengujian tersebut, pemain 29 itu meyakini, vaksin Covid-19 Sinovac yang akan diedarkan pemerintah di Indonesia untuk menangkal pandemi Covid-19 sudah benar-benar aman.

"Tidak terlalu takut, saya percaya pemerintah sudah melakukan yang terbaik," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved