Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
MIRIS Rumah Kontrakan Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Jebol Plafon, Sepeda Anak-Tabung Gas Raib
Rumah itu baru diketahui dibobol maling setelah ART korban melihat pintu belakang dalam kondisi terbuka, Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 16.30.
Warga sekitar juga tidak tahu pasti barang apa saja yang sudah raib.
"Yang warga tahu barang yang hilang itu sepeda anak, dorongan bayi, dan tabung gas," ujarnya pria berusia 44 tahun ini.
Baca juga: Sosok Okky Bisma Pramugara Sriwijaya Air yang Jatuh, Pengakuan Rekan Kerja: Humoris, Selalu Ceria
Baca juga: Niat Melepas Rindu Berujung Duka, Istri & 3 Anak Ini Jadi Korban Sriwijaya Air, ART: Wajah Ibu Pucat
Bersama tiga anaknya

Arneta Fauzi beserta ketiga anaknya yakni Zurisya Zuar (P) berusia 8 tahun, Umbu Kristin Zia (P) berusia 2 tahun dan Fao Nuntius Zai (L) yang masih bayi menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu.
Rencananya, Arneta Fauzia terbang ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk bertemu suaminya Yaman Zai (43) yang bekerja di sana.
Total korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang sudah diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah 24 orang hingga Sabtu (16/1/2021) petang.
Dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu, Kabiropenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan data itu sampai Sabtu pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Fadly Kru Sriwijaya Air SJ182 Dimakamkan, Pecah Tangis Sang Ayah dan Ibu: Saya Berterimakasih
Baca juga: Dugaan Masih Hidup Mesin Sriwijaya Air sebelum Masuk Air, Mantan Menhub: Pilot Akan Kirim Sinyal SOS
Pada Sabtu hari ini, tim DVI Polri mengidentifikasi 7 jenazah.
Jenazah tersebut berhasil teridentifikasi berdasarkan rekonsiliasi menggunakan dua metode.
Dua metode itu adalah pencocokkan antara sidik jari pada bagian tubuh korban yang ditemukan dengan sidik jari pada data e-KTP.
Selain itu, juga hasil pemeriksaan DNA yang sebelumnya diberikan pihak keluarga.
Berdasarkan data penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak, pesawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut memiliki 62 manifes.
Terdiri atas 12 awak pesawat, dan 50 penumpang dengan rincian 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.
Berdasarkan hasil Sabtu ini, artinya tinggal tersisa 38 korban yang masih belum teridentifikasi.
(TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Rumah Kontrakan Korban Sriwijaya Air di Kota Serang Dibobol Maling, Masuk Lewat Atap Jebol Plafon