Gempa Sulawesi Barat
Ucapan Terakhir Suster Mia Korban Gempa Sulbar, Selamatkan Bayi: 'Aku Kedinginan', Terjebak 11 Jam
Suster Mia sempat beri ucapan terakhir sesaat sebelum tewas demi selamatkan bayi hingga terjebak reruntuhan 11 jam.
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Aksi heroik Suster Mia akan dikenang oleh seorang bayi yang menyelamatkannya saat gempa Majene di Sulbar terjadi.
Ada ucapan terakhir Suster Mia seorang perawat di salah satu rumah sakit yang terdampak Gempa Sulbar.
Seperti diketahui Sulawesi Barat khususnya daerah Mamuju dan Majene mengalami gempa berkekuatan cukup kuat.
Sejak Jumat hingga Sabtu (16/1/2021), sudah ada puluhan bangunan yang terdampak hingga korban meninggal dunia.
Satu di antaranya Suster Mia dengan aksi heroik Suster Mia selamatkan bayi.

Kronologi aksi heroik Suster Mia terekam dikutip dari Tribun Timur, aksi heroik dilakukan oleh seorang perawat di RS Mitra bernama Natsyelia Paulus Ake asal Palipu, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.
Perawat yang bekerja di Rumah Sakit tersebut memutuskan untuk mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan seorang bayi.
Mia sapaan Natsyelia menyempatkan diri menyelamatkan seorang pasien dan satu bayi yang sedang berada di dalam inkubator.
Dari keterangan keluarga Mia bernama Manashe, setelah berhasil menyelamatkan satu pasien, Mia kembali ke dalam rumah sakit untuk menyelamatkan bayi.
Namun naas, belum sempat keluar dari gedung yang saat itu sudah hampir roboh, bangunan dari gedung rumah sakit ambruk.
Tak pelak, reruntuhannya itu pun menimpa Mia sehingga Mia dan si bayi terjebak.

"Saat menyelamatkan bayi ini, Mia terjebak dan tertimpa bahan bangunan yang jatuh," kata Manashe, Sabtu (16/1/2021) malam.
Mia dan si bayi dilaporkan terjebak di reruntuhan gedung rumah sakit selama berjam-jam.
Keduanya baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.00 WITA, Jumat (15/1/2021).
Saat berhasil dievakuasi Mia dan bayi langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Mamuju.