Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kabar Terbaru Rumah Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Polisi Tak Bisa Olah TKP, ini Sebabnya

Inilah kabar terbaru dari tragedi rumah korban Sriwijaya Air yang dibobol maling di saat keluarga masih berduka dengan peristiwa nahas itu.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Kompas.com
Pelaku maling membobol rumah korban Sriwijaya Air dari plafon 

TRIBUNJATIM.COM - Inilah kabar terbaru rumah korban Sriwijaya Air yang dibobol maling ketika keluarga sedang berduka.

Rumah Arneta Fauziah, satu di antara korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 disatroni maling ketika bahkan pemiliknya saja belum ditemukan di laut Kepulauan Seribu.

Pasca rumah korban Sriwijaya Air dibobol maling itu terungkap, polisi ternyata sudah bergerak.

Polisi telah datangi langsung TKP dan mengecek langsung keadaan rumah tersebut.

Polisi hingga kini masih kesulitan.

Apa penyebabnya?

(baju putih) Potret korban Sriwijaya Air jatuh yang rumahnya dimaling. Begini kondisi rumahnya.
(baju putih) Potret korban Sriwijaya Air jatuh yang rumahnya dimaling. Begini kondisi rumahnya. (KOMPAS.com/RASYID RIDHO)

Kabar terbaru rumah korban Sriwijaya Air dibobol maling terungkap lewat penelusuran Kompas.com.

Polisi telah mendatangi langsung rumah Arneta Fauziah yang dimalingi oleh orang.

Namun sayangnya saat ini polisi masih belum bisa mengolah TKP dengan maksimal.

Ketua RT setempat, Nanang Wahyudi menjelaskan pada saat itu keadaan rumah korban tengah kosong dan tidak ada orang didalamnya.

Kemudian pada Minggu (17/1/2021) pagi tadi, Yayu salah seorang ART mencoba mengecek kondisi rumah korban ternyata beberapa peralatan rumah raib.

Baca juga: Barang yang Diambil Maling dari Rumah Korban Sriwijaya Air, Tak Ada Polisi, Nasib Ibu & Bayi Miris

"Ada satu unit sepeda, stroller bayi, tabung gas elpiji tiga kilogram, hingga galon air minum raib digondol maling," jelasnya saat dihubungi, Minggu (17/1/2021).

Nanang juga mengatakan, posisi keadaan rumah sudah kebuka dan diketahui genteng rumah korban telah terbuka sebanyak empat titik.

"Lewat genteng, ada empat (genteng) dibuka, terus lewat plafon, turun ke kamar belakang dan keluar lewat pintu belakang," sambungnya.

Baca juga: Penampakan Potongan Sayap Logo Sriwijaya Air, Ditemukan Bagian Hangus, Pesawat Meledak? KNKT: Utuh

Selanjutnya, pihak setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib untuk segera ditindaklanjuti.

Masyarakat pun sangat menyayangkan apa yang telah dilakukan oleh para pelaku pencurian.

Pasalnya menurut warga disaat kondisi seperti ini, para pelaku tidak memiliki hati yang peduli dengan keadaan korban bersama dengan keluarga yang ditinggalkan.

Rumah kontrakan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dibobol maling.
Rumah kontrakan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dibobol maling. (TribunBanten.com/Khairul Maarif)

Kabar terbarunya polisi sudah menyambangi TKP tetapi tidak bisa melakukan proses lebih dalam.

Hal itu dikarenakan keluarga maupun orang yang bersangkutan dengan pemilik rumah hingga kini tidak ada di dalam kediaman.

Tentu saja polisi tidak bisa menggelar olah TKP.

Kapolsek Serang Kompol Hadi Sucipto mengatakan, anggotanya sudah mengecek rumah Arneta dan telah meminta keterangan warga.   

Namun, karena keluarga korban tidak ada di rumah, polisi tidak bisa melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hadi memastikan kasus pencurian rumah yang dikontrak oleh korban tersebut akan ditindaklanjuti.

"Tetap kita lakukan penyelidikan," ucap Hadi.

Baca juga: Tega Biadab Emosi Warga Tahu Rumah Korban Pesawat SJ 182 Dimaling, Ibu & 2 Bayinya Belum Ditemukan

Rumah ini sebelumnya memang kerap dimalingi setelah ditinggali oleh pasangan suami istri.

Ketua RT 01, Nanang Wahyudin (51) mengatakan sudah tiga kali terjadi pencurian di rumah tersebut.

Arneta Fauzi baru selama dua bulan tinggal di sana. Dia mengontrak rumah itu sejak 8 November 2020.

Sebelumnya, kejadian tersebut terjadi pada tahun 2020 dan tahun 2019.

"Untuk kejadian tahun 2019 hilang kulkas, sedangkan 2020 hilang HP sama uang Rp. 70.000," kata dia, saat ditemui di rumahnya Minggu (17/01/2021).

Kedua kejadian sebelumnya dilakukan dengan cara membobol dari belakang rumah pada saat keadaan rumah kosong.

"Dua sebelumnya lewat kaca nako dulu belum ditutup, sama jendela di salah sebuah kamar karena dulu belum dipagar, sekarang sudah dipagar, malah lewat atas malingnya," kata dia.

Dia menilai pembobolan rumah sudah direncanakan.

"Pada hari Rabu (13/01/2021) salah seorang anak korban, pamit ke Bogor entah lupa atau gimana kunci rumahnya ke bawa," ujarnya.

ilsutrasi
ilsutrasi ()

Di sela-sela proses pencarian hingga evakuasi yang masih dijalankan oleh pihak terkait atas jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, ada peristiwa tragis.

Sebuah keluarga yang menjadi korban Sriwijaya Air diketahui menjadi korban miris tragedi lainnya.

Rumah korban Sriwijaya Air SJ 182 diketahui kemalingan.

Beberapa barang hilang, hingga ibu dan anak bayi yang tinggal di rumah tersebut belum diketahui keberadaannya hingga kini.

Baca juga: 298 Kantong Potongan Tubuh Penumpang Sriwijaya Air Terkumpul, 24 Orang Teridentifikasi

Baca juga: Kejanggalan Jatuhnya Sriwijaya Air, Terkuak Pemicu Mendadak: Pilot Tak Sadar, Mesin Itu Pertanda

Baca juga: Sudah Tak Bisa Menangis Lagi, Ibunda Indah Korban Sriwijaya Tanggapi Jasad Teridentifikasi: Kembali

Artikel di atas diolah dari artikel yang tayang di Kompas.com berjudul Rumah Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Warga: Tega, Padahal Sedang Berduka

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved