Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Perjuangan Para Pahlawan di Balik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182 di Bawah Laut, Ikhlas Tanpa Dibayar
Menurut Ketua IDRT Ebram Harimurti, organisasi nirlaba tersebut melakukan misi pencarian secara sukarela tanpa mengharapkan bayaran dan imbalan.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Inilah kisah perjuangan para pahlawan di balik evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan juga para korban.
Beberapa dari pahlawan itu rela kerja keras tanpa dibayar demi tuntasnya pencarian pesawat Sriwijaya Air JS 182.
Seperti diketahui, Indonesia kembali dirundung malapetaka di awal tahun 2021.

Pesawat komersil milik maskapai Sriwijaya Air yang mengangkut puluhan orang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Sabtu (9/1/2021).
Seluruh awak pesawat dan penumpang tewas dalam kejadian nahas tersebut.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri kemudian diturunkan ke lapangan untuk mencari dan mengevakuasi puing-puing pesawat serta tubuh korban.
Hingga hari ke-9 pencarian, petugas telah berhasil mengumpulkan sebanyak 298 kantong berisi bagian tubuh korban dan 105 kantong berisi serpihan pesawat.

Selain tim dari ketiga lembaga pemerintah di atas, ada pula tim relawan yang selama ini tidak begitu mendapat sorotan meski punya andil besar dalam proses evakuasi tersebut.
Mereka adalah relawan dari Indonesia Divers Rescue Team ( IDRT), yang memiliki spesialisasi pencarian dan penyelamatan di bawah permukaan air.
Menurut Ketua IDRT Ebram Harimurti, organisasi nirlaba tersebut melakukan misi pencarian secara sukarela tanpa mengharapkan bayaran dan imbalan dari siapapun.
Mereka bergerak berdasarkan kerelaan.
"Jadi (kami) bekerja sambil beramal. Yang ditekankan di sini adalah misi kemanusiaan," ujar Ebram Harimurti saat dihubungi Kompas.com (grup TribunJatim.com ) pada Jumat (15/1/2021).

Untuk memenuhi kebutuhan pribadi selama berkegiatan di IDRT, setiap anggota mengeluarkan uang dari kantong masing-masing.
Peralatan selam yang digunakan pun juga merupakan milik pribadi.
Peralatan yang dimaksud seperti tabung oksigen, masker selam, dan skuter air.