Breaking News:

Hujan deras, Sejumlah Kawasan si Magetan Dilanda Banjir

Akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun, terendam air bah akibat hujan lebat yang mengguyur dibeberapa wilayah Kabupaten

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Doni Prasetyo
Banjir di sejumlah kawasan di Magetan 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun, terendam air akibat hujan lebat yang mengguyur dibeberapa wilayah Kabupaten Magetan ini. Tidak hanya jalan penghubung tapi juga ratusan runah warga juga terendan air bah yang diakibatakan air hujan ini.

Banyak kendaraan roda empat dan dua terlihat terjebak air bah setinggi lebih satu meter lebih  memenuhi Jalan Raya penghubung dua wilayah kabupaten ini. Tidak terhitung kendaraan yang mogok digenangan air bah yang melintas dijalan penghubung itu.

Meski begitu, tetap banyak kendaraan dari roda empat dan roda dua itu yang nekat melintas masuk ke air bah itu walau dari beberapa kendaraan itu yang akhirnya  harus berhenti di tengah kubangan air bah itu.

Baca juga: Gojek Sebut Peran J3K Sukses Buat Pengguna Merasa Aman dan Nyaman di Tengah Pandemi Covid-19

Melihat itu, tidak sedikit kendaraan roda empat dan roda dua yang memilih memutar mencari jalan pintasan lain, walau lebih jauh. Namun, aman tidak terdapat genangan air hujan itu. 

Banjir air bah akibat hujan deras itu tidak hanya merendam jalan dan ratusan rumah. Tapi juga kios milik pedagang di Kelurahan/Kecamatan Sukomoro dan Maospati, Kabupaten Magetan.

Menurut Agus, salah seorang pengguna jalan yang membawa sembilan bahan pokok (sembako) dari Madiun ke Magetan dengan menggunakan mobil box itu terpaksa berhenti di tengan jalan, karena mobil box yang dipakai mengangkut sembako itu mogok.

"Saya rasa baru kali ini, ruas jalan ini banjir segini dalam. Baru sekali ini saya terendam banjir dijalan ini,"kata Agus yang bertindak sebagai kenet dalam angkutan sembako itu kepada Surya, Senin (18/1/2021). 

Karena tidak hanya mobil box Agus yang mogok ditengah ruas jalan provinsi itu. Hampir semua penumpang kendaraan roda empat tidak keluar dari dalam kemdaraannya, selain karena menunggu hujan reda, juga air surut.

"Hujan masih lebat Mas, saya nunggu hujan reda dan air banjir bah ini surut untuk memperbaiki mesin mobil sehingga bisa meneruskan perjalanan ini ke Magetan Mas,"kata Agus yang menggunakan kaus singlet itu.

Akhir akhir ini wilayah Kabupaten Magetan sering tergenang banjir air bah akibat hujan deras. Ini selain karena kesadaran warga menjaga lingkungan kurang, sehingga buang sampah sembarangan, juga saluran 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved