Breaking News:

Penyakit Diabetes Ternyata Bisa Persulit Kehamilan, Berikut Penjelasan Dokter Kandungan

Ternyata, penyakit bawaan yang ada pada seorang wanita bisa menjadi faktor penghambat dirinya untuk hamil

Istimewa/TribunJatim.com
Dokter Amang Surya Priyanto 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ternyata, penyakit bawaan yang ada pada seorang wanita bisa menjadi faktor penghambat dirinya untuk hamil.

Seperti yang dikatakan oleh Dokter Amang Surya Priyanto, Klinisi Morula IVF Surabaya, bahwa seseorang yang ingin hamil harus memperhatikan kondisi kesehatannya.

"Penyakit bawaan seperti diabetes misalnya ini akan menyebabkan pengentalan darah dan berpengaruh dalam proses kehamilan," kata Dokter Amang Surya Priyanto.

Baca juga: Kakek Asal Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri Ditemukan Tewas Saat Hendak Mengairi Sawahnya

Dokter Amang Surya mengatakan, diabetes melitus ini mempengaruhi kesuburan seorang wanita karena Syndrom Ovarium Polikistik (SOPK).

"Bisa juga menyebabkan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) bagi wanita. Hal ini akan menghambat proses kehamilan normal," jelas Dokter Amang Surya

SPOK sendiri merupakan gangguan hormonal yang terjadi pada wanita di usia reproduktif. SPOK dikenali dari siklus menstruasi yang tidak teratur dan bisa menandakan kesuburan.

Sedangkan PCOS yang juga sering jadi penyebab sulit hamil adalah ketidakseimbangan hormon pada perempuan yang menyebabkan ovum atau sel telur tidak berkembang secara normal.

"Selain karena mengobati penyakit bawaan seperti diabetes melitus ini, gaya hidup juga harus diubah. Sebab, gaya hidup juga punya pengaruh besar dalam menimbulkan penyakit lain," paparnya.

Dokter Amang Surya mengimbau, pasangan suami istri seharusnya melakukan pemeriksaan kondisi masing-masing sebelum melakukan program hamil tertentu.

Hal ini supaya diketahui apakah keduanya memiliki kesiapan fisik dan komponen lain yang menunjang kehamilan.

"Sebenarnya pemeriksaan bisa dilakukan sebelum menikah. Medical check up pranikah ini cukup penting menurut saya karena akan memetakan arah program ke depannya seperti apa," Dokter Amang Surya mengatakan.

Tak cuma itu, pemeriksaan pranikah pada wanita juga akan menguntungkan. Sebab, langkah identifikasi lebih lanjut seperti pemeriksaan kondisi rahim dan ovum akan memastikan kondisi si wanita.

"Misal kondisi baik, bisa melanjutkan program hamil alami. Jika tidak, bisa segera meminta bantuan medis," pungkasnya.

Penulis: Melia Luthfi Husnika
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved