Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pesepak Bola Liga 1 Ramaikan Kursus Kepelatihan di Malang, Bambang Nurdiansyah Ingatkan Hal Ini

Asprov PSSI Jawa Timur, saat ini tengah menggelar kursus kepelatihan lisensi C AFC di Malang.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
Banur saat memberikan intruksi dan materi pada peserta kursus di salah satu lapangan di Malang, Rabu (20/1/2021). 

Reporter: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Asprov PSSI Jawa Timur, saat ini tengah menggelar kursus kepelatihan lisensi C AFC di Malang.

Kursus yang digelar sejak tanggal 18 hingga 31 Januari 2021 itu, diikuti 26 peserta, tiga diantaranya pemain Arema FC, lalu tiga Persebaya Surabaya dan tiga pemain Liga 1 lainnya.

Pemain dari Arema FC yang ikut serta ialah Hendro Siswanto, Johan Ahmad Farizi dan Dendi Santoso.

Baca juga: Piala Super Italia - Tekad Andrea Pirlo Persembahkan Trofi Perdana kepada Si Nyonya Tua

Baca juga: Langsung Diperah dari Sapi, Begini Cara Unik Khabib Nurmagomedov Racik Cappucino

Sedangkan dari Persebaya Surabaya yakni Hansamu Yama, Oktafius Fernando dan Mokhamad Syaifudin.

Selain itu, juga ada Benny Wahyudi mantan pemain Arema yang kini memperkuat PSIM Yogyakarta, Samsul Arif Munip pemain Persita Tangerang dan Fandi Eko Utomo pemain PSIS Semarang.

Para pemain bersama dengan peserta lainnya, terlihat dengan seksama memperhatikan dan mengikuti arahan yang diberikan instruktur kursus, yang terdiri dari dua mantan pelatih Arema, Bambang Nurdiansyah dan Joko Susilo 'Gethuk'.

Menurut Bambang Nurdiansyah penting bagi pemain mengikuti kursus kepelatihan ini.

Sebab, ada banyak materi yang didapat para pemain, sebagai bekal jika nantinya setelah pensiun memilih menjadi pelatih.

Baca juga: Arema FC Pasrah, Pemain Bintangnya Jadi Incaran Klub Malaysia

Baca juga: Kalah Main Mobile Legend, Eks Kapten Persipura U-19 Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

"Inikan banyak pemain aktif yang ikut. Kami memang mengharapkan mereka ikut, supaya setelah pensiun bisa jadi pelatih, kemudian bakat-bakat muda yang ada, bisa tersentuh oleh pelatih yang memiliki wawasan baik seperti mereka nantinya."

"Sehingga secara prestasi sepak bola Indonesia akan lebih baik lagi," kata Bambang Nurdiansyah saat ditemui usai memberikan materi, Rabu (20/1/2021).

Bambang Nurdiansyah yang akrab dipanggil Banur itu juga menuturkan, penting bagi calon pelatih untuk mengikuti dan memahami kursus dengan baik.

Sebab nantinya kualitas pemain muda yang memiliki potensi bagus, akan dibentuk oleh pelatih-pelatih ini nantinya.

Baca juga: Mayoritas Kontrak Pemain Habis pada Februari, Arema FC Akan Evaluasi Tim Akhir Bulan Ini

Baca juga: Pelatih Persebaya Sarankan Kompetisi Musim Baru Digelar Setelah Lebaran

"Kursus seperti ini penting karena ujung tombaknya itu pelatih di daerah-daerah. Bakat-bakat di daerah ya yang tahu pelatih-pelatih daerah."

"Maka dari itu kami bekali ilmu kepelatihan yang bagus, sehingga bibit-bibit yang ada itu berkembang lebih bagus, jangan malah rusak, karena yang menangani tidak tepat," jelas mantan pelatih PSIS Semarang itu.

Selain mengikuti materi di dalam ruangan, para peserta kursus kepelatihan juga mengikuti materi di lapangan.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved