Breaking News:

Pria Tua di Malang Diduga Depresi Lalu Gantung Diri, Polisi Ungkap Fakta

Pria berusia 89 tahun asal Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di pohon cengkeh belakang

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar Adi Sagita
Tribunnews.com
Ilustrasi gantung diri di Malang 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pria berusia 89 tahun asal Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di pohon cengkeh belakang rumahnya.

Kakek-kakek berinisial NG ini ditemukan oleh para tetangganya pada Rabu (20/1/2020) dini hari.

"Informasinya korban pernah dirawat di RSI Gondanglegi dengan keluhan seperti orang bingung. Tapi setelah didiagnosa tidak ditemukan penyakitnya. Sehingga dianjurkan pulang oleh dokter," terang Kapolsek Tirtoyudo, AKP Lukman Hudin ketika dikonfirmasi.

Berdasarkan riwayat penyakit yang diderita, motif korban mengakhiri hidupnya dipicu dari depresi.

Baca juga: Dorong Pemanfaatan Aspal Buton di Tanah Air, Ketua DPD RI Apresiasi Langkah Gubernur Sultra

"Sarana yang digunakan untuk bunuh diri menggunakan tampar biru dan dan kain berwarna putih," jelas Lukman.

Ketika ditanya kondisi tubuh korban, Lukman menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda pada sekujur tubuh korban.

Kata Lukman, pihak keluarga telah membuat surat pernyataan yang menyatakan menerima dan menganggap bahwa kejadian ini sebagai musibah.

Usai ditemukan, petugas langsung melakukan evakuasi pada tubuh korban namun tidak dibawa ke Kamar Mayat RSSA Kota Malang. (ew)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved