Forkopimda Kota Kediri Bahas Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen, Upaya Bantu Pasien Covid-19
Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri telah sepakat untuk bersinergi menyukseskan Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Pasen).
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Pipin Tri Anjani
Reporter: Didik Mashudi I Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri telah sepakat untuk bersinergi menyukseskan Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Pasen).
Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Forkopimda di Ruang Kerja Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri pada Rabu (20/1/2021).
Gedor Pasen merupakan salah satu upaya untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 sekaligus menekan angka kematian akibat Covid-19 khususnya di Kota Kediri.
Program ini selaras dengan program yang dicanangkan secara daring oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan rumah sakit seluruh Indonesia yaitu Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen, Senin (18/1/2021) kemarin.
Pada tahap awal, Forkopimda Kota Kediri akan melakukan pendataan jajaran di bawahnya yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca juga: Sosok Kakek yang Digugat Anaknya Rp 3 M, Kelola Bioskop saat Muda, Demul: Harta Bukan Segala-galanya
Baca juga: Siapa Mantan Suami Amanda Manopo saat Nikah Usia 18 Tahun? Potret Lawas Pakai Baju Pengantin Disorot
“Hari ini bersama Pak Kajari, Pak Ketua Dewan, Pak Kapolres, Pak Dandim, Ibu ketua PN, Pak Sekda sedang berupaya untuk mencarikan pendonor plasma konvalesen. Mungkin anggotanya Pak Kapolres ada yang pernah kena. Dari TNI atau anggotanya Pak Sekda ada yang jadi penyintas, datanya kita serahkan ke PMI untuk dicek. Hasilnya nanti kalau ada yang cocok akan jadi pendonor,” ungkap Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri.
Menurut Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat terapi plasma konvalesen untuk pasien Covid-19 memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi.
Sehingga Wali Kota Kediri berharap hasil rapat ini bisa segera dieksekusi.
“Insya Allah nanti kita akan antar calon pendonor-pendonor ini baik yang dari kepolisian dan kejaksaan maupun dari ASN dan TNI ke PMI. Kami berharap para penyintas yang telah sembuh mau mendonorkan darahnya untuk menyelamatkan nyawa saudara kita yang terkena Covid-19,” jelasnya.
Informasinya, plasma satu orang bisa untuk mengobati tiga pasien. Sehingga penanganan pasien Covid-19 akan jauh lebih maksimal lagi di Kota Kediri.
"Kalau donor plasma ini kita lakukan, artinya kita sudah berikhtiar maksimal 100 persen untuk menyembuhkan Covid-19 di Kota Kediri. Terima kasih kepada Forkopimda Kota Kediri yang telah banyak membantu penanganan Covid-19 sampai dengan mencarikan pendonor plasma konvalesen,” tambahnya.
Baca juga: Wajah Mulan Jameela Tanpa Makeup dan Belum Mandi Dikomentari Umi Pipik, Habis Masak Tumpeng di Dapur
Baca juga: UPDATE CORONA di Madiun, Sehari Terjadi Penambahan 53 Pasien Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/forkompimda-kota-kediri-membahas-sinergi-menyukseskan-gerakan-donor-plasma-konvalesen.jpg)