Breaking News:

Penanganan Covid

Ingatkan Warga Soal Prokes, Polres Lumajang Tampilkan Data Penularan dan Kematian Covid-19 di Banner

Untuk terus ingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan, Polres Lumajang tampilkan data penularan dan kematian kasus Covid-19 di banner.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Anggota Polres Lumajang saat memasang banner berisi informasi kasus penularan dan angka kematian kasus Covid-19, di Jalan Panjaitan, Kamis (21/1/2021). 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Polres Lumajang punya cara agar masyarakat semakin patuh protokol kesehatan pencegahan Covid-19 (virus Corona).

Dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, pihaknya kini tak hanya menggalakkan operasi yustisi

Namun juga menampilkan angka penularan dan kematian akibat Covid-19, dengan memasang banner di jalan protokol atau sudut tempat-tempat strategis.

"Ya untuk memberikan informasi supaya warga yang melintas tahu berapa angka setiap kecamatan, berapa yang sedang sakit, dan beberapa yang meninggal," ujar Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, Kamis (21/1/2021).

Setiap hari data tersebut akan selalu diperbarui.

Baca juga: Warga Penasaran dengan Pohon Beringin di Alun-alun Lumajang Tumbang, Sulinah: Dari Kecil Sudah Ada

Baca juga: Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ganesha Operation Tulungagung Mengaku Terapkan Prokes Sangat Ketat

Pihaknya melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran polsek se-Kabupaten Lumajang agar data penularan setiap kecamatan bisa diketahui warga secara realtime.

"Tiap hari saya update angkanya melalui jajaran polsek masing-masing. Jadi biar masyarakat itu makin patuh sama protokol kesehatan," ujarnya.

Dikatakannya, langkah ini perlu sebab tingkat kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan semakin menurun.

Baca juga: Hujan Lebat dan Dengar Suara Gemuruh, Warga Ponorogo Kaget Lihat Longsor Menimpa Rumahnya

Baca juga: Banjir Susulan Kembali Landa Tempurejo Jember, Air Sampai Setinggi Lutut Orang Dewasa

Menurutnya, saat ini di tempat-tempat fasilitas publik banyak masyarakat yang tak menggunakan masker.

"Di tempat ibadah jarang yang pakai masker. Mangkannya saya akhirnya silaturahmi ke tokoh-tokoh agama agar bersedia mensosialisasikan protokol kesehatan ke para umat masing-masing," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved