Turut Andil dalam Program Vaksinasi Covid-19, BPJS Kesehatan Sediakan Aplikasi P-Care
BPJS Kesehatan turut andil dalam program vaksinasi Covid-19 melalui penyediaan aplikasi pendataan penerima vaksin, Primary Care (P-Care) Vaksinasi.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - BPJS Kesehatan turut andil dalam program vaksinasi Covid-19 melalui penyediaan aplikasi pendataan penerima vaksin, Primary Care (P-Care) Vaksinasi.
Aplikasi besutan BPJS Kesehatan ini dimanfaatkan oleh petugas vaksin di empat loket (meja) pelaksanaan vaksinasi, mulai dari meja pendaftaran hingga meja pencetakan Kartu Vaksinasi.
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, Hernina Agustin Arifin menyampaikan, aplikasi ini terus mengalami pembaharuan guna memudahkan penggunanya.
“Saya beserta tim hadir di kegiatan pencanangan, baik di Kediri, Nganjuk dan Blitar. Alhamdulillah selama ini berjalan lancar tanpa kendala," ungkap Hernina Agustin Arifin, Selasa (2/2/2021).
Aplikasi baru saja mengalami penyesuaian untuk mengakomodir masukan Kementerian Kesehatan.
Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Laki-laki di Sawah Kediri, Kapolsek Sebut Warga Kabupaten Pasuruan
Baca juga: e-Retribusi Diberlakukan di Pasar Panjerejo Tulungagung, 31 Pasar Lain Akan Menyusul
"Kami juga mencurahkan perhatian pada grup daring yang berisi petugas vaksinasi guna memastikan penggunaan aplikasi berjalan lancar,” jelas Hernina.
Dijelaskan Hernina, melalui P-Care, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dapat memonitor data penerima vaksin secara real-time.
Sistem ini juga memudahkan petugas loket agar tidak perlu meng-input data calon penerima vaksin secara manual.
Bahkan di dalamnya juga terdapat panduan pertanyaan yang perlu diajukan oleh petugas screening di loket vaksinasi kedua.
Baca juga: Plengsengan Dam Gajah Kota Blitar Ambrol Akibat Banjir, DPRD Tetap Minta Rekanan Bangun Ulang
Baca juga: Shelter Penanganan Covid-19 IKM Tambakbayan Ponorogo Akan Diresmikan, 72 Tempat Tidur Siap Ditempati
“Petugas loket pertama cukup meng-input NIK, maka identitas sisanya otomatis muncul di aplikasi. Di loket kedua, petugas mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi kesehatan calon penerima vaksin guna keperluan screening," jelasnya.
Pertanyaan itu sudah muncul di aplikasi, petugas cukup inputkan hasilnya saja. Dari hasil screening tadi kemudian muncul rekomendasi apakah dapat divaksin, ditunda, atau tidak dapat divaksin.
"Jadi aplikasi ini alat bantu juga,” ungkapnya.
Selain dimanfaatkan oleh petugas pra-penyuntikan vaksin, aplikasi P-Care juga diakses oleh petugas pada loket (meja) pasca vaksinasi.
Petugas loket keempat juga memanfaatkan P-Care untuk meng-input hasil pantauan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Baca juga: Cara Mudah Pindah Faskes BPJS Kesehatan secara Online, Unduh Aplikasi JKN di Playstore atau Appstore
Baca juga: Polisi Bagikan 2.000 Masker pada Pedagang dan Pengunjung Pasar Tradisional Kota Blitar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-bpjs-kesehatan-cabang-surabaya.jpg)