Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Madura United

Bermodal Rp 20 Juta, Striker Madura United Coba Peruntungan Bisnis Warung Kopi di Kampung Halaman

Striker muda Madura United, Aldo Maulidino, memilih mengisi jeda kompetisi Liga 1 dengan jalani usaha warung kopi di kampung halamannya, Kediri.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/FARID MUKARROM
Aldo Maulidino striker muda Madura United saat melayani pembeli di Warung Kopi miliknya, di Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri, Senin (8/2/2021). 

Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Striker muda Madura United, Aldo Maulidino, memilih mengisi jeda kompetisi Liga 1 dengan jalani usaha warung kopi di kampung halamannya, di Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri.

Mantan pemain Persenga Nganjuk itu setiap hari menjaga warung kopi yang sudah dirintisnya sejak 3 tahun lalu.

Dalam menjalankan usahanya, Aldo dibantu saudaranya dalam mengelola warung kopi yang hanya berjarak 500 meter dari rumahnya.

Aldo menceritakan ia membutuhkan modal sekitar 20 juta untuk membangun usaha warung kopi yang memiliki nama 'Esonaate Kafe'.

"Kalau buka dari jam 4 sore sampai jam 12 malam. Kisaran awal untuk modal mulai 15 - 20 juta," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (8/2/2021).

Aldo Maulidino, striker Madura United, saat melakukan aktivitas di Warung Kopi dekat rumahnya Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri.
Aldo Maulidino, striker Madura United, saat melakukan aktivitas di Warung Kopi dekat rumahnya Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri, Senin (8/2/2021). (TRIBUNJATIM.COM/FARID MUKARROM)

Namun karena masih pandemi Covid-19 dan Pemerintah sedang menerapkan PPKM terkadang usaha warung kopinya harus tutup sejak awal.

"Gak bisa sampai terlalu malam, kalau pas lagi ramai sedikit, selalu disamperin Satpol PP," imbuh Aldo.

Dalam sehari Aldo bisa mendapatkan uang hingga 500 ribu, jika kondisi warung kopi sedang ramai.

"Kalau sepi biasanya 200 - 300 ribu dalam sehari. Tapi misalkan kondisi normal dan ramai sehari bisa 500 ribu," tutur mantan Pemain Persenga Nganjuk 2018.

Bagi Aldo usaha warung kopi ini jadi alternatif pendapatan sebagai pemain sepakbola jika suatu saat nanti akan pensiun.

"Pastinya usaha ini akan dikembangkan lagi supaya lebih besar," ungkapnya.

Sementara itu meskipun membuka usaha warung kopi, Aldo juga tak melupakan jati dirinya sebagai pemain profesional.

Hasil dan Update Klasemen Liga Italia - Pioli Kalang Kabut Jaga Ibrahimovic, Milan Kembali ke Puncak

Barcelona Geser Posisi Real Madrid Usai Menang Susah Payah Di Markas Real Betis

Sebelum membuka toko, Aldo menyempatkan waktu untuk melakukan latihan mandiri di Lapangan Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri.

Kalau latihan pagi dari jam 7 sampai 8 pagi, sedangkan sore dari jam 3 sampai setengah 6," ujarnya Senin (8/2/2021).

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved