Breaking News:

Penanganan Covid

Kasus Covid-19 di Sidoarjo Melandai Selama PPKM, Dinkes: Di Sini Berhasil Tekan Angka Kematian

Kasus positif Covid-19 di Sidoarjo melandai selama penerapan PPKM, Dinkes: Sidoarjo berhasil tekan angka kematian akibat virus Corona.

Penulis: M Taufik
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji bersama sejumlah anggotanya saat membagikan masker di Bundaran Taman Pinang, Sidoarjo, Senin (1/2/2021). 

Reporter: M Taufik | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Sidoarjo tampaknya membuahkan hasil.

Belakangan, penyebaran kasus Covid-19 (virus Corona) terbilang melandai dibanding sebelum PPKM.

Data di Dinas Kesehatan Sidoarjo menyebut, saat ini kasus aktif Covid-19 di Sidoarjo berada di posisi nomor dua dalam area Surabaya Raya. Di bawah Surabaya dan di atas Gresik.

Kasus aktif Covid-19 selama penerapan PPKM sebanyak 227 kasus.

"Kalau di Gresik kasus aktifnya 205 kasus. Surabaya sebanyak 269 kasus," kata Kepala Dinkes Sidoarjo, Syaf Satriawarman, Senin (15/2/2021).

Angka kematian pasien Covid-19 di Sidoarjo paling rendah dibanding Surabaya dan Gresik. Sementara angka kesembuhannya masih berada di nomor dua, di bawah Surabaya dan di atas Gresik.

Baca juga: Pj Bupati Sidoarjo dan Paguyuban PKL Lakukan Penghijauan di Sepanjang Jalan Exit Tol Jabon

Baca juga: Jelang Putusan MK Soal Pilkada Surabaya 2020, Kubu Eri-Armuji Optimistis Gugatan MA-Mujiaman Ditolak

"Kesembuhan paling banyak ada di Surabaya, kalau Gresik di bawah kita. Tapi Sidoarjo berhasil menekan angka kematian. Di sini angka kematian paling rendah terjadi," ujar Syaf.

Dari catatan Dinas Kesehatan Sidoarjo pada Minggu (14/2/2021), ada sebanyak 40 orang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Sedangkan untuk angka pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 36 orang. 

"Jadi kalau boleh saya sebutkan, sampai sekarang kasusnya normal. Cuma kami juga belum tahu nanti tanggal 26 (identifikasi seusai libur Imlek) bagaimana. Semoga saja tidak ada lonjakan," pungkasnya

Menurutnya, saat ini di Jawa Timur memang sedang ada penurunan yang cukup signifikan terkait kasus aktif Covid-19 ini.

Baca juga: Warga yang Melintas di Sidoarjo Saat Libur Imlek 2021 Jalani Rapid Test Antigen, Tiga Orang Reaktif

Baca juga: Jawa Timur Akan Dilanda Cuaca Ekstrem 3 Hari, Hujan Lebat, Petir Hingga Potensi Banjir Level Waspada

Dari empat provinsi di pulau Jawa (Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur), Jawa Timur menjadi wilayah yang angka kasus aktifnya terendah.

"Paling tinggi Jawa Tengah sekarang ini, kasus aktifnya 44.569. Sedangkan Jawa Timur 5.137 kasus. Paling rendah," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved