Breaking News:

Meski Kota Kecil,  Lamongan Tetap Terapkan e-Tilang, Pasang CCTV di Dua Tempat 

Meski Lamongan tergolong kota kecil,  sistem tilang secara online atau elektronik  sudah dilaksanakan oleh  Polres Lamongan. Belum banyak yang tahu

SURYA/HANIF MANSHURI
Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana ditemui Selasa (9/2/2021). 

Reporter: Hanif Manshuri | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Meski Lamongan tergolong kota kecil,  sistem tilang secara online atau elektronik  sudah dilaksanakan oleh  Polres Lamongan.
Belum banyak yang tahu, ternyata sistem e-Tilang ini sudah di pasang di dua titik di jantung kota dan  di pertigaan  Adipura jalur jalan nasional dan traffic light perempatan Famili.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dikonfirmasi mengungkapkan, penerapan e-Tilang di Lamongan sudah berjalan hampir satu minggu.

" Sudah kita laksanakan  sejak Rabu (10/2/2021), " kata Miko, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Imbas Covid-19, Kasus HIV AIDS di Kota Malang Menurun

Menurutnya, apa yang dilakukannya itu sekaligus sebagai aktualisasi   program nasional dan instruksi Kapolri.
Untuk sementara, baru dua titik yang dipasang kamera untuk e- Tilang. Dan kedepan, akan dikembangkan di beberapa tempat.

"Jika ada yang kedapatan melanggar,  akan kita urus dengan aturan yang ada," kata Miko.

Nanti sistemnya, lanjut Miko, dengan pemasangan CCTV untuk memantau setiap pengendara, baik roda dua maupun roda empat yang ada di dua simpang tersebut.
  
Pemasangan CCTV dalam penerapan e-Tilang ini, pihaknya tidak berdiri sendiri, namun tetap melibatkan dan koordinasi  juga harus berkordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainya.

"Ini nanti tetap kita koordinasikan dengan pihak-pihak terkait dalam penerapan e-Tilang, jika ada yang melanggar langsung kita lakukan  pemanggilan pada pelanggar, " ungkapnya.

Bagaimana bisa  mengetahui dan melakukan pemanggilan pada pelanggar ? Miko mengungkapkan, sistem CCTV akan merekam nomor plat kendaraan, setelah itu. Data dari nomor plat tersebut tentunya tercatat di Dinas perhubungan ataupun Samsat.

Jadi data dari nomor kendaraan itu ada, dan petugas bisa menghubungi pelanggar dan melakukan tilang kepada si pelanggar.

Dengan  e-Tilang ini masyarakat selalu mematuhi dan menjaga ketertiban lalu lintas. Dan harus bisa memicu kesadaran masyarakat pengguna kendaraan untuk tidak melanggar.(Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved