Breaking News:

MK Tolak Gugatan MA-Mujiaman, PDIP: Eri-Armuji Sah Pimpin Surabaya

PDI Perjuangan bergembira Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan tidak menerima gugatan pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar Adi Sagita
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Eri Cahyadi-Armuji (ErJi) 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PDI Perjuangan bergembira Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan tidak menerima gugatan pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman.

Pasca selesainya sengketa hasil Pilkada Kota Surabaya, kemenangan Eri Cahyadi-Armudlji dalam Pilkada Surabaya adalah sah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono menyatakan, putusan MK tersebut membuktikan bahwa gugatan Machfud-Mujiaman tidak berdasar. Hal ini selaras dengan penjelasannya sejak awal.

“Jelas bahwa apa-apa yang dituduhkan terhadap Eri-Armuji tidak benar. Termasuk tudingan ke Bu Risma (Tri Rismaharini) menyalahgunakan wewenang juga tidak benar,” terang Adi.

Adi menegaskan, kemenangan Eri-Armuji adalah kemenangan rakyat Surabaya yang ingin kotanya semakin baik. Sebuah keberlanjutan setelah Kota Pahlawan mengalami transformasi sejak dipimpin Bambang DH, Tri Rismaharini, dan Whisnu Sakti Buana.

Baca juga: MK Tolak Gugatan Machfud-Mujiaman untuk Sengketa Pilwali Surabaya

Pihaknya juga berterima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri yang selama ini tak kenal lelah dalam memberi nasihat, semangat, dan instruksi. "Beliau terus mendorong kami untuk bekerja keras memastikan kepemimpinan kerakyatan di Surabaya bisa diteruskan. Terbukti, Pilkada bisa dimenangkan oleh Eri-Armuji yang memang diinginkan rakyat,” jelas Adi.

Adi juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan seluruh jajaran DPP, terutama Ketua DPP Tri Rismaharini. “Ibu Tri Rismaharini bekerja mencurahkan segenap kemampuan, pikiran, hati, dan tenaga untuk memenangkan Eri Cahyadi-Armuji. Sekaligus, mempertahankan supremasi PDI Perjuangan di Kota Surabaya,” ujarnya.

Adi menambahkan, kemenangan Eri-Armuji juga tentu berangkat dari dedikasi paslon tersebut. Mereka bekerja tanpa kenal lelah selama masa kampanye, pada hari coblosan dan setelah coblosan.

"Mas Eri-Cak Armuji telah melakukan kampanye luar biasa selama 3 bulan. Itulah cermin pemimpin berjiwa kerakyatan yang selalu terjun langsung ke rakyat, menyelami kehidupan mereka, dan menghadirkan solusi,” tuturnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran DPD PDIP Jawa Timur, seluruh anggota DPR dan DPRD Jatim dari dapil Surabaya. “Seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan Kota Surabaya, juga para relawan, telah bekerja dengan spirit gotong royong. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Adi menegaskan, kemenangan Eri-Armuji adalah kemenangan rakyat. Seluruh warga masyarakat Kota Surabaya telah berhasil melahirkan pemimpin baru Surabaya dalam Pilkada damai di tengah pandemi Covid-19.

“Ke depan, mari bekerja lebih keras, dengan gotong royong, semangat khas arek Suroboyo untuk menjadikan kota ini berkelas dunia dengan tetap bercirikan program kerakyatan yang pro-rakyat kecil,” paparnya.

Terkait proses hukum di MK, Adi menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim advokasi yang tergabung di Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDIP Surabaya. Tim itu dipimpin Arif Budi Santoso, dengan anggota Wakit Nurohman, Eusebius Purwadi, Tomuan Sugiarto Hutagaol, Achmad Syaiful, Rio Dedy Heryawan, Vico Dedy Lestyanto, Moestar Arifin, Charlie Hasiholan Panjaitan, Bagus Andri Dwi Putra, dan Arjuna Rizki Dwi Krisnayana.

“Para praktisi hukum muda kader-kader PDI Perjuangan itu telah membuktikan bagaimana hukum didedikasikan untuk membela kedaulatan pemilih rakyat Surabaya,” ujarnya. (bob) 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved