Jembatan Joyoboyo Lolos Uji Kelaikan, Pakar ITS Nyatakan Layak dan Kuat Menahan Beban

Jembatan Joyoboyo dinyatakan layak dan kuat menahan beban oleh Pakar ITS. Digadang-gadang akan menjadi ikon anyar di Surabaya.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Hefty Suud
SURYA/SUGIHARTO
Jembatan Joyoboyo sudah melalui uji kelayakan. Pakar dari ITS sudah menguji kelaikan jembatan anyar itu.  

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jembatan Joyoboyo sudah semakin sempurna dan layak untuk digunakan.

Para pakar telah mengeluarkan hasil uji kelaikan, Jembatan Joyoboyo sudah dinyatakan layak. 

"Jadi jembatan ini sudah memiliki kemampuan layanan ketika menerima beban kendaraan atau beban yang lewat,” kata Pakar Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Dr Ir Putu Raka. 

Baca juga: Unggahan Terakhir Nissa Sabyan Digeruduk, Dituding Selingkuhan Ayus, Curhatan Pilu Istri Disorot

Baca juga: BREAKING NEWS - Ditemukan Mayat Laki-laki di Kandangan Kediri, Diduga Sopir Backhoe Asal Surabaya

Hasil itu lantaran sudah dilakukan uji beban pada Selasa (17/2/2021). Dua truk besar didatangkan ke lokasi. Masing-masing memiliki muatan 50 ton. 

Itu artinya uji beban itu dilakukan dengan muatan total 100 ton. Uji beban itu menggunakan mekanisme sedemikian rupa. Termasuk menelaah jika terjadi kepadatan kendaraan. 

Pakar menyimpulkan Jembatan Joyoboyo telah dinyatakan layak dan kuat menahan beban. 

Meski begitu, Jembatan Joyoboyo itu diberi rekomendasi agar dapat terus dipantau secara berkala. Terutama bagian ketahanan kaki jembatan. 

Baca juga: Remaja Gedangan Jadi Makelar Lendir di Facebook, Jajakan Anak 14 Tahun, Curhat ke Polisi: Efek PHK

Baca juga: Tragis Pengantin Baru Belajar Nyetir Bareng Suami, Nyawa Melayang Telan Air, Mobil Terjun ke Sungai 

Pemkot Surabaya juga diberi rekomendasi, minimal saban tahun harus dilakukan perawatan. 

Kepala Laboratorium Struktur Jurusan Teknik Sipil ITS, Dr Budi Susanto menjelaskan, hal itu agar tidak terjadi kerusakan. 

"Untuk meminimalisir terjadinya kerusakan pada bagian jembatan itu,” ungkapnya. 

Jembatan yang digadang-gadang akan menjadi ikon anyar di Surabaya itu hingga saat ini belum diresmikan.

Pemkot Surabaya belum memberikan keterangan pasti terkait kapan jembatan dengan panjang sekitar 150 meter itu dapat dioperasikan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBMP) Surabaya, Erna Purnawati mengungkapkan, untuk pembangunan fisik Jembatan Joyoboyo memang saat ini sudah 100 persen rampung. 

Namun, Erna menyebut saat ini pihaknya sedang menunggu kelengkapan administrasi. “Karena itu salah satu persyaratan harus diperiksa inspektorat dahulu," ujar Erna.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved