Breaking News:

Pertama di Jatim, Satlantas Polres Tulungagung Bawa Pemilik Kendaraan Kelebihan Muatan ke Pengadilan

Pertama di Jatim, Satlantas Polres Tulungagung bawa pemilik truk kelebihan muatan ke Pengadilan. Truk tersangka dimodifikasi agar muat lebih banyak.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Menggunakan meteran, petugas mengukur panjang kendaraan ODOL atau kelebihan muatan di Tulungagung, 2021. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Satlantas Polres Tulungagung menindak kendaraan angkutan barang, karena menambah ukuran kendaraan.

Pelanggaran kendaraan ini umum disebut Over Dimenssion and Over Load (ODOL), atau kelebihan dimensi dan kelebihan muatan.

Pemilik kendaraan dengan inisial BL (68) ditetapkan sebagai tersangka, dan telah dilimpahkan ke  kejaksaan.

"Tersangka dan barang bukti kami limpahkan ke Kejaksaan pada Selasa (16/2/2021) kemarin," terang Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, Kamis (18/2/2021).

Kasus ini bermula patroli personel Satlantas Polres Tulungagung pada 3 Desember 2020 silam di Jalan Raya Ngantru.

Saat itu melaju truk box tronton gandeng dari Tulungagung ke Kediri.

Truk nopol AG 8633 US itu terihat tinggi menjulang dengan box yang sangat panjang.

Baca juga: Sedang Dibahas, Tulungagung Akan Terapkan Tilang Elektronik di Simpang Empat Tamanan

Baca juga: Pemkab Ponorogo Optimalkan Lima Ribu Alat Rapid Test Antigen untuk Orang Kontak Erat

"Karena curiga, kami minta untuk masuk ke jembatan timbang Pojok (Ngantru). Kemudian kami cek buku KIR dan mengukur langsung dimensinya," sambung AKBP Handono Subiakto.

Dari hasil pengukuran fisik, box tempelan dari panjang awal 7,5 meter menjadi 9,2 meter atau diperpanjang 1,7 meter.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved