Breaking News:

Dua Pelajar Magetan Langgar Mobil, Seorang Tewas Mengenaskan, Simak Kronologi Lengkapnya

Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang terjadi di jalan penghubung arah Magetan - Ponorogo, menewaskan Fery Firmansyah (15). Laka lantas itu

istimewa
ilustrasi tewas korban kecelakaan di Magetan 

Reporter: Doni Prasetyo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Sebuah kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang terjadi di jalan penghubung arah Magetan - Ponorogo, menewaskan Fery Firmansyah (15). Laka lantas itu terjadi setelah mobil isuzu panther bernomor polisi (nopol) AE-1905 –VD yang berjalan searah itu, tiba tiba berbelok.

Menurut Suryo Mamaskoro (15) yang mengetahui kejadian Laka Lantas yang menewaskan Fery Firmansyah (15). Yang saat kejadian itu, berbongcengan dengan korban tewas.

Dalam kecelakaan itu, Suryo Mamaskoro (15) yang diboncengkan korban mengalami luka luka relatif parah. Korban tewas juga meninggal setelah dalam perawatan tenaga medis di RSUD dr Sayidiman, Magetan.

Baca juga: DPRD Surabaya Desak Percepat Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar

"Tempat kejadian pekara dipertigaan yang menghubungkan Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo, tepatnya dioertigaan  Kecamatan  Bendo, Magetan,"kata Suryo Mamaskoro, korban selamat kepada Surya, Senin (22/2).

Dikatakan Suryo Mamaskoro, kecelakaan itu terjadi, karena mobil yang berjalan didepan yang datang dari arah yang sama, tiba tiba belok, sedang sepeda motor yang dikemudikan Fery Firmansyah, suah dekat dibagian belakang isuzu panther itu.

"Kami dengan mobil isuzu panther nopol AE-1905 –VD itu dari arah yang sama. Tapi mobil itu tiba tiba berbelok, sehingga Laka Lantas itu tak terelakkan, teman saya kronis, saya luka kuka relatif parah,"kata Suryo Mamaskoro.

Kedua korban Laka Lantas itu tercatat sebagai pelajar asal Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan yang akan bermain di Maospati, Magetan, namun setibanya di TKP, menabrak sisi belakang mobil isuzu phanter yang berada di depannya. 

"Jelas korban tidak bisa menguasai stirnya, karena mobil yang didepan belok mendadak, padahal kami sudah berada dekat dengan mobil itu,"ungkap Suryo Mamaskoro.

Usai menabrak mobil didepannya, kedua pelajar yang naik motor tanpa menggunakan helm itu keduanya terpental sejauh tujuh meter dari titik TKP, motor penabrak mobil isuzu phanter yang tiba tiba belok kanan, seorang luka berat dan seorang luka ringat. Satu luka berat, akhirnya meninggal di RSUD dr Sayidiman 

Petugas Sat Lantas Polres Magetan, Jawa Timur, langsung melakukan olah TKP ditempat kejadian.

Sejumlah perugas memintai keterangan, termasuk ke sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu. Petugas juga masih mencari bukti bukti di TKP. (tyo)
Doni Prasetyo

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved