Merasa Dirugikan, DPC PDIP Kota Malang Adukan Pemalsu Akun Facebook Ketua DPRD Ke Polisi

Tindakan pemalsuan akun Facebook yang mencatut nama Ketua DPRD Kota Malang sekaligus Ketua DPC PDI-P Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika akhirnya

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, Jumat (8/1/2021). 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tindakan pemalsuan akun Facebook yang mencatut nama Ketua DPRD Kota Malang sekaligus Ketua DPC PDI-P Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika akhirnya diadukan ke polisi.

Badan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat (BBHAR) dari DPC PDI-P Kota Malang mengadukan tindakan tersebut ke Satreskrim Polresta Malang Kota pada Selasa (23/2/2021) sore. Hal itu dilakukan, pasalnya sudah ada korban dari akun Facebook yang menawarkan pinjaman kredit tersebut.

Ketua BBHAR, Harvad Kurniawan mengatakan, pada mulanya pihaknya tidak ingin memperpanjang masalah ini.

"Banyak yang tanya juga ke Pak Made (Ketua DPC PDI-P Kota Malang), terkait kebenaran akun ini. Juga sudah ada satu orang korban. Akhirnya kami berinisiatif melapor ke polisi, agar masyarakat tahu tidak ada program seperti yang dikatakan akun Facebook itu," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Warga Ponorogo Curiga Lampu Tetangganya Nyala Terus, Saat Ketuk Pintu, Kaget Bukan Main

Dirinya menjelaskan kasus ini merupakan kasus pertama yang dialami DPC PDI-P Kota Malang. Diharapkan dari kasus ini, menjadi pelajaran untuk masyarakat, agar tidak mudah percaya jika ada pihak menawarkan program lewat media sosial.

"Pak Made sendiri sudah saya konfirmasi, bahwa sudah lama tidak menggunakan akun Facebooknya karena lupa password. Jadi, dipastikan akun itu bukanlah milik dari Pak Made," tambahnya.

Dirinya pun juga menerangkan modus dugaan penipuan yang dilakukan akun Facebook palsu tersebut.

"Jadi akun palsu itu menawarkan pinjaman kredit dari Bank Sinar Mas. Saat dihubungi korban, akun tersebut mencantumkan dua nomor kontak berbeda. Yaitu satu nomor mengaku milik Johan, selaku dari Bank Sinar Mas dan satu nomor atas nama I Made Rian Diana Kartika," ungkapnya.

Diketahui akibat ulah akun Facebook palsu itu, satu orang korban langsung mentransfer nominal uang sebesar Rp 3 juta. Korban atas nama Ratna Wati Dwi Rahayu atau yang biasa dipanggil Libra, merupakan anggota konstituen PDI-P Kota Malang dan telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukun.

"Korban ini merupakan simpatisan kami, dan sudah terlanjur percaya sampai tidak berpikir panjang untuk transfer uang. Korban juga terdesak berutang untuk biaya kuliah anaknya. Karena sudah ada korban, lalu ada unsur nama, jabatan hingga logo partai, akhirnya kami laporkan saja akun itu ke polisi," bebernya.

Hasil penelusuran sementara dari BBHAR DPC PDI-P Kota Malang, nomor kontak atas nama Johan yang mengaku dari Bank Sinar Mas, diketahui masih aktif. Namun, pihaknya tidak berencana untuk menghubunginya dulu, agar pelaku tidak melarikan diri.

"Bukan tidak mau, karena kami menghindari kontak, takutnya pelaku melarikan diri. Biar Reskrim yang bertindak. Kami tidak mau bergerak sendiri,'' tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved