Breaking News:

Polisi dan Pekerja Pelayan Publik di Lumajang Mulai Ikuti Vaksin Tahap Kedua

Polres Lumajang, sebanyak 400 anggota di Polres Lumajang didaftarkan menerima vaksin Sinovac. Namun sebelum itu, para personil

tony hermawan/Tribunjatim
Anggota polisi saat disuntik vaksin Covid-19 di Polres Lumajang, Rabu (23/2/2021). 

Reporter : Tony Hermawan | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Kabupaten Lumajang memulai vaksinasi Covid-19 tahap dua, Rabu (24/2/2021).

Dimulai di Polres Lumajang, sebanyak 400 anggota di Polres Lumajang didaftarkan menerima vaksin Sinovac. Namun sebelum itu, para personil harus melewati tahap skrining terlebih dahulu. Sedikitnya, ada tiga tahap untuk mengecek kesehatan personil.

Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Soelistyawan mengatakan, adanya proses skrining itu sebanyak 270 anggota terpaksa ditunda menerima vaksin. Alasannya, karena kondisi kesehatan personil kurang prima.

“Yang kami daftarkan ada 400 personil, cuma karena ada proses skrining ada yang karena darah tinggi jadi yang divaksin hari ini 130,” kata Hendry, Rabu (24/2/2021).

Hendry sendiri mengaku bersyukur di tahap dua ini semua anggotanya bisa mendapat jatah vaksin. Hal ini menurutnya penting sebab setiap hari para personil berkerja di lapangan sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Allhamdulillah ini sangat membantu kami tetap bisa bekerja tapi dalam keadaan aman,” ujarnya.

Baca juga: Pelantikan 17 Kepala Daerah Terpilih di Jatim Dilakukan Jumat, Hari Ini Didahului Gladi Resik

Baca juga: Saat Jadzab, Gus Baha Menghafalkan Al Quran 30 Juz Hanya 6 Bulan Saja, Ujian Kertasnya Kosong

Baca juga: Terkuak Awal Temu Nissa-Ayus Sabyan, Sengaja Dipilih, Rahasia 6 Tahun Lalu Tak Banyak yang Tahu

Selain di Polres ternyata vaksinasi itu juga dilaksanakan serentak di seluruh polsek yang ada di Lumajang.

Sementara itu terpisah, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, pada vaksin tahap kedua pihaknya mendapat jatah 1.665 vial vaksin Sinovac.

Katanya, satu vial dapat digunakan untuk dua kali suntik 9 orang. Maka pada tahap ini,Kabupaten Lumajang mendapat jatah kurang lebih 14.805 dosis. Sebanyak itu rencananya digunakan untuk memvaksin 7.402 orang, yang notabenenya pekerja pelayan publik.

"Sekarang pekerja misal TNI-Polri, sebagaian ASN, guru sudah mulai divaksin," ujarnya.

dr Bayu sendiri menargetkan vaksinasi tahap kedua ini bisa selesai secepatnya. Sebab setelah itu tuntas, maka masyarakat umum bisa segera divaksin.

“Untuk masayarakat mari kita sukseskan vaksin, jangan takut divakasin ini aman dan halal yang mana manfaatnya bisa melindungi diri dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya kepada TribunJatim.com

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved