Breaking News:

Bupati Jember Hendy Targetkan Perbaikan 800 Km Jalan Rusak di Jember

Perbaikan infrastruktur publik merupakan salah satu misi pemerintahan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember Muh Balya Firjaun Barlaman.

sri wahyunik/surya
Contoh jalan rusak di Kecamatan Tempurejo, Jember 

Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Meningkatkan kualitas dan ketersediaan infrastruktur publik merupakan salah satu misi pemerintahan Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember Muh Balya Firjaun Barlaman.

Untuk merealisasikan misi ini di tahun 2021, kepala daerah Jember periode 2021 - 2024 itu akan memperbaiki jalan sepanjang 800 Km.

"Tahun 2021 ini, akan kami bangun jalan sepanjang 800 Km," ujar Hendy Siswanto kepada TribunJatim.com, Jumat (5/3/2021).

Berdasarkan data yang dipaparkan Hendy, kerusakan jalan di Kabupaten Jember terbagi dalam tiga kelompok yakni rusak sedang, rusak, dan rusak berat. Jalan rusak sedang sepanjang 310,402 Km (43 persen), kemudian rusak mencapai 80,001 Km (11 persen), dan rusak berat sepanjang 403,828 Km (46 persen).

"Karena jalan ini sangat penting, apalagi kerusakan yang ada membuat banyak warga mengeluh dan tidak nyaman," imbuhnya.

Karenanya meskipun tahun 2021 sudah berjalan di bulan ketiga, dan Kabupaten Jember belum memiliki APBD, Hendy berharap di sisa waktu tahun 2021, perbaikan jalan bisa dikebut. Apalagi jika nanti Perda APBD Jember tahun 2021 sudah disahkan olh bupati dan DPRD Jember, maka perbaikan jalan bisa segera dikerjakan.

Baca juga: Gus Yani, Bupati Gresik Ngamuk Lihat Tumpukan Sampah di Dalam Pasar Driyorejo

Baca juga: Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembunuhan Pria di Halaman Parkir Indomaret Bangkalan

Baca juga: Wasiat Angel Mahasiswi Dibunuh Militer Myanmar, Beri Sumbangan Detik Terakhir: Kita Tak Akan Lari

Dari pantauan Surya, jalan rusak milik Kabupaten Jember tersebar di banyak titik. Kerusakan jalan itu bisa ditemukan di 31 kecamatan se-Kabupaten Jember.

Jalan rusak tidak hanya terjadi di kawasan perkotaan, namun juga di sejumlah jalur poros penghubung antar kecamatan dan antar desa di kecamatan pinggir.

Sebut saja jalan rusak di jalur penghubung antara Kecamatan Ambulu dan Tempurejo, yang kerap dikeluhkan warga. Padahal jalur itu merupakan jalur bagi warga Kecamatan Tempurejo, terutama di Desa Wonoasri dan sekitarnya untuk menuju pusat Kecamatan Ambulu.

Selain jalan kabupaten, jalan yang dikelola oleh pemerintah pusat melalui Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional Kementerian PUPR yang melintasi Kabupaten Jember juga rusak.

Beberapa titik jalan rusak di Jember merenggut nyawa pengendara lalu lintas, seperti di Kecamatan Sumberbaru dan Ajung.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved