Soal KLB yang Pilih Moeldoko, DPC Demokrat Surabaya Bereaksi, Bakal Pecat Kader yang Hadiri KLB

Partai Demokrat (PD) Surabaya tengah mencari kader partainya yang mendukung KLB Demokrat Deli Serdang. Jika ada kader yang hadir pada KLB tersebut

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Politisi Demokrat Surabaya Junaedi 

Reporter: Nuraini Faiq | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Demokrat (PD) Surabaya tengah mencari kader partainya yang mendukung KLB Demokrat Deli Serdang. Jika ada kader yang hadir pada KLB tersebut akan langsung dipecat. 

"Sejauh ini belum kami temukan kader yang mendukung KLB. Kalau toh ada, itu pasti kader bayaran. Sikap kami tegas, dia harus dipecat," tegas Sekertaris DPC Demokrat Surabaya Junaedi, Minggu (7/3/2021).

Di dalam KLB menurut AD/ART Partai Demokrat, pemikik suara sah adalah Ketua DPC. Sementara DPC Surabaya tidak ada yang mewakili ke KLB. Kalau ada itu adalah orang bayaran karena pemilik suara sah adalah ketua DPC.

Saat ini, KLB Partai Demokrat Deli Serdang telah menetapkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat. 

Baca juga: Penyebab Utama Soeharto Makamkan Soekarno di Blitar, Megawati Sebut Keluarga Tak Setujui

KLB tersebut digelar oleh kubu yang kontra dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Kami tetap setia kepada AHY. Ketum kami adalah AHY," tandas Junaedi

Menurutnya, KLB tersebut ilegal. Tidak sah karena tidak sesuai dengan konstitusi partai yang tertuang di Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga hasil Kongres ke V Maret 2020. 

Legalitas KLB dipertanyakan karena harus lebih dulu memenuhi syarat 2/3 dari pemilik suara sah. Selain itu, juga harus ada persrtujuan dari Ketua Majelis Tinggi partai, Susilo Bambang Yudhoyono. 

Maka dari itu, karena tak sesuai dengan aturan internal organisasi, Junaedi menyebut bahwa hasil KLB itu tidak sah. Bukan keputusan resmi partai Demokrat. PD Surabaya tegak lurus dengan keputusan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. (Faiq) 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved