Breaking News:

Sepekan Razia Knalpot Racing, Satlantas Polres Trenggalek Amankan Puluhan Motor, Ini Dendanya

Satlantas Polres Trenggalek mengamankan puluhan sepeda motor berknalpot racing alias brong dalam patroli yang digelar sepekan terakhir.

tribunjatim/afla
Sepada motor dengan knalpot brong yang diamankan di Mapolres Trenggalek hasil patroli dalam sepekan terakhir. 

Reporter: Aflahul Abidin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEKSatlantas Polres Trenggalek mengamankan puluhan sepeda motor berknalpot racing alias knalpot brong dalam patroli yang digelar sepekan terakhir.

Kendaraan itu umumnya diamankan dari para pemuda yang riwa-riwi di perkotaan Trenggalek sembari menggeber gas sepeda motornya.

Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Imam Mustolih menjelaskan, pihaknya telah menggelar lima kali patroli berburu kendaraan berknalpot racing dalam sepekan terakhir.

Patroli digelar saban malam hari di wilayah pusat kota Trenggalek. Hasilnya, sekitar 50 kendaraan roda dua dengan knalpot tak standar berhasil terjaring.

“Kami menggelar patroli ini atas dasar banyaknya keresahan masyarakat yang masuk ke kami tentang adanya gangguan akibat knalpot brong,” ucap Imam, Senin (8/2/2021).

Selain membawa kendaraannya ke Mapolres, para pengendara sepeda motor brong itu juga ditilang.

Mereka, kata Imam, bisa mengambil kembali sepeda motornya setelah menjalani sidang tilang. Mereka juga harus mengganti knalpot brongnya dengan yang standar di kantor polisi.

Menurut catatan Satlantas Polres Trenggalek, seluruh kendaraan roda dua berknalpot brong itu adalah milik warga Trenggalek.

“Tapi mayoritas mereka warga luar Kecamatan Trenggalek,” ungkap Imam.

Patroli yang khusus menyasar kendaraan dengan knalpot brong ini akan digelar secara terus-menerus. Harapannya, para pengguna jalan dapat lebih bijak dan taat dengan aturan berlalu lintas.

“Kami mengimbau juga kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan berlalu lintas. Termasuk di antaranya tidak menggunakan knalpot brong. Selain mengganggu, hal itu juga dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, penggunaan knalpot brong yang tidaks esuai dengan spesifikasi dan standar melanggar pasal 286 ayat (1) UU RI 22/2009 yang diancam dengan hukuman maksimal 1 tahun penjara atau dengan Rp 250 ribu.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved