Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pencuri Bermobil di Tulungagung, Sekali Beraksi Empat Tempat Usaha Warga Dibobol

Aris Ardiansyah (34) tersenyum kecut, saat tahu warung sederhana miliknya dibobol pencuri

Penulis: David Yohanes | Editor: Januar
TribunJatim.com/ David Yohanes
Toko di Tulungagung dibobol maling 

Reporter: David Yohanes | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Aris Ardiansyah (34) tersenyum kecut, saat tahu warung sederhana miliknya dibobol pencuri.

Kompor dan tabung gas untuk memasak dibawa kabur pencuri.

"Baru buka usaha 16 hari, kok malah dimalingi," ucap Aris, Jumat (19/3/2021) siang, di warung miliknya, di Jalan Mayor Sujadi Timur, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru.

Total kerugian yang dialami Aris sekitar Rp 1.000.000.

Menurut Aris, kompor yang dipakainya jenis yang mahal.

Baca juga: Viral Jembatan Seharga Rp 200 Juta di Gresik, Kades Buka Suara: Ditambah Paku Bumi

Bukan hanya warung milik Aris yang jadi korban, tiga tempat usaha warga lainnya juga ikut dibobol.

Tepat di samping warung Aris, dipisah sekat triplek adalah tempat usaha milik Anis.

Pencuri juga masuk ke ruangan ini, dan mengambil seperangkat komputer lengkap dengan monitornya.

Menurut Aris, pencuri menjebol sekat triplek dan membuka gembok pintu di rumah Anis.

" Ternyata gemboknya hanya dicantolkan, tidak dikuncikan. Jadi tangannya masuk lewat triplek yang dijebol, kemudian membukanya," sambung Aris.

Aris meyakini pencuri lebih dari satu orang dengan menggunakan mobil.

Sebab sebelumnya ada jejak bekas roda di depan warungnya.

Mobil datang dari arah timur, bergerak ke barat.

Semua tempat usaha yang dibobol berada tidak jauh dari kampus IAIN Tulungagung.

Setelah dari warung Aris dan Anis, pencuri bergerak ke warung soto milik Saifudin (42), di samping barat SPBU Plosokandang.

Di tempat ini, pencuri mengambil kompor, 3 tabung elpiji 3 kg, 8 bungkus rokok, dan aneka minuman sasetan.

"Oalah...., Saya kok juga heran. Yang dicuri kok barang remeh semua," ucap Saifudin tertawa kecut.

Saifudin juga kehilangan radio kecil dan sebuah helm teropong merek INK.

Total nilai barang yang dicuri di warung Saifudin di atas Rp 1.000.000.

Kerugian terbesar dialami oleh Fatwa Atma Khoiri (30), pemilik Percetakan Biru, ke arah barat dari warung soto milik Saifudin.

Kawanan pencuri berhasil membawa kabur 2 unit komputer, tiga monitor dan uang tunai sekitar Rp 10 juta.

Selain itu seperangkat CCTV berikut servernya juga diangkut, serta sebuah vacuum cleaner.

Jika ditotal, kerugian mencapai Rp 30 juta.

"Barangnya banyak, tidak mungkin pakai sepeda motor. Pasti pakai mobil," ucap Fatwa.

Lanjut Fatwa, pelaku mencongkel rumah gembok pintu besi bagian luar.

Pelaku kemudian mencongkel pintu kaca, dan masuk ke ruang kerja Fatwa.

Saat kejadian kantor dalam keadaan kosong.

"Biasanya ada karyawan yang tidur di dalam, tapi semalam sedang kosong. Terakhir kami tutup pukul 23.00 WIB," sambung Fatwa.

Anggota Unit Inafis Satrekrim Polres Tulungagung telah melakukan olah TKP, bersama Unit Reskrim Polsek Kedungwaru.

Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian berantai ini.
(David Yohanes) 
 

Kumpulan berita Tulungagung terkini

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved