Breaking News:

Graffiti Fly Over Kedungkandang Viral, Wali Kota Malang Sutiaji Beri Tanggapan

Belakangan ini lukisan graffiti yang kini sedang digarap oleh Pemerintah Kota Malang viral di media sosial.

surya/Hayu Yudha Prabowo
Lukisan Graffiti yang berada di kolong fly over Kedungkandang, Kota Malang 

Reporter: Rifky Edgar I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM.COM, MALANG - Belakangan ini lukisan graffiti yang kini sedang digarap oleh Pemerintah Kota Malang viral di media sosial.

Viralnya lukisan tersebut ketika banyak meme yang dibuat oleh netizen.

Wali Kota Malang, Sutiaji pun tidak mempermasalahkan dengan banyaknya meme yang dibuat oleh netizen. Akan tetapi, meme tersebut kalau bisa tidak menyinggung perasaan orang lain.

"Saya kan nggak pernah mempermasalahkan itu. Hanya saja kan saya minta, kita janganlah main-main. Memang perasaan orang kan beda-beda, Pak Kajari nulis baik tetapi kan jadinya macam-macam. Ada yang sangat menohok kemarin itu," ucapnya, Senin (22/3).

Apa yang disampaikan Sutiaji tersebut menanggapi soal meme fly over Kedungkandang yang viral ketika Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Andi Dharmawangsa sedang menulis tulisan di tembok fly over Kedungkandang.

Tulisan tersebut bertuliskan 'orang hebat tidak korupsi'. Akan tetapi tulisan tersebut dihapus dan diganti beragam meme oleh netizen, hingga viral di jagat dunia maya.

Bahkan ada meme yang membuat Kejari geram, karena dirasa tidak pantas.

"Ya itu mungkin menurut saya sangat disayangkan. Jangan sampai begitu. Ini kan gurauan yang kebablasan. Saya kira semuanya itu dari hanya sekedar gurauan, tapi kalau yang namanya gurauan itu kan ya jangan sampai membahayakan dan menyinggung perasaan orang lain," ucap Sutiaji.

Melalui meme yang viral tersebut, Sutiaji mengatakan bahwa hal ini merupakan sebuah titik awal dari Malang untuk Indonesia dan dunia. 

Dan melalui graffiti tersebut merupakan, salah satu langkah untuk mengapresiasi komunitas graffiti di Kota Malang melalui sebuah karya. 

"Saya jujur aja tidak pernah negative thinking. Mungkin caranya Tuhan itu untuk memviralkan Malang itu dengan cara macam-macam. Dan kami juga mengapresiasi teman komunitas graffiti. Jangan semua tembok di coret-coret," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved