Hujan Deras di Magetan, Terjang Rumah Manula Sebatangkara
Rumah sangat sederhana milik Sakat (85) warga Dukuh Jati RT19/RW07, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, ambruk total dihempas hujan
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Januar
Reporter: Doni Prasetyo | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Rumah sangat sederhana milik Sakat (85) warga Dukuh Jati RT19/RW07, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, ambruk total dihempas hujan angin.
Robohnya rumah warga lanjut usia ini membuatnya tidak lagi punya tempat berteduh dari panas dan hujan. Melihat nasib pilu ini, TNI mengajak warga masyarakat setempat bergotong royong membangun rumah Mbah Sakat kembali.
"Meski rumah Mbah Sakat ambruk total, Mbah Sakat yang tinggal sebatang kara ini, alhamdulillah, selamat, tak kurang satu apa pun,"kata Sertu Sukarman, anggota Babinsa Koramil Tipe B 0804/04 Parang, Magetan kepada Surya, Senin (22/3).
Baca juga: Viral Jembatan Seharga Rp 200 Juta di Gresik, Kades Buka Suara: Ditambah Paku Bumi
Dikatakan Sertu Sukarman, TNI bersama warga masyarakat setempat, bergotong royong memilah puing bekas bangunan, untuk dipilih membangun rumah Mbah Sakat kembali.
"Gotong royong ini, merupakan bentuk kepedulian kemanusian dan rasa sosial terhadap Mbah Sakat, seorang manula yang nasibnya kurang beruntung, rumahnya ambruk terkena bencana ini,"katanya.
Sertu Sukarman berharap, gotong
-royong warga masyarakat dan TNI dapat meringankan beban Mbah Sakat, korban hujan angin yang menerjang wilayah Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan.
"Mohon setiap hujan turun warga masyarakat disini (Desa Sayutan) selalu waspada. Karena hujan deras disertai angin kencang sering kali terjadi secara tiba-tiba,"tandas Sertu Sukarman. (tyo).
Kumpulan berita Magetan terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/hujan-deras-magetan-bikin-rumah-lansia-longsor.jpg)