Breaking News:

Lahan Hutan Semakin Mengecil, Ketua DPD RI Sorot Alih Fungsi Hutan di Pulau Jawa

Semakin berkurangnya luas lahan hutan di Pulau Jawa membuat miris Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

dokumen Humas DPD RI
DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat memeriksa keberadaanHUtan di Pulau Jawa 

Penulis : Yoni Iskandar| Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Semakin berkurangnya luas lahan hutan di Pulau Jawa membuat miris Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Menurut AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Kondisi tersebut secara tidak langsung mengganggu keanekaragaman hayati dan dapat berdampak pada krisis.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), saat ini luas hutan yang ada hanya sekitar 24 persen dari luas Pulau Jawa, atau sekitar 128.297 km2.

Dari jumlah itu, tutupan hutannya hanya sekitar 19 persen.

Sedangkan lima persen lainnya, di antaranya berupa kebun raya dan taman kehati, yang memiliki fungsi seperti hutan.

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, banyak lahan hutan yang sudah menjadi perumahan, infrastruktur, gedung, perkantoran dan lainnya.

Baca juga: Ketua DPD RI Kecam Keras Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar

Baca juga: Gus Baha : Guyonan Nabi Dengan Sahabat Soal Fitnah Dajjal

Baca juga: Pendakian Gunung Semeru Resmi Dibuka 1 April, Kuota Pengunjung Dibatasi, Berikut Aturannya

"Secara tidak langsung, perubahan fungsi itu turut mengganggu keanekaragaman hayati. Juga berdampak pada krisis air, bencana banjir, tanah longsor, konflik satwa, dan bencana lainnya," kata AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Selasa (30/3/2021).

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu menambahkan, deforestasi hutan yang terjadi di Pulau Jawa sangat besar.

"Dan akibat hal itu sudah kita rasakan. Hal ini menjadi sisi lain dari kemajuan perkotaan terdapat dampak negatif yang mengancam kehidupan manusia. Berarti harus ada tindakan preventif untuk kedepannya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved