Breaking News:

Berita Magetan

Tabung Gas Meledak di Magetan, Rumah Megah Jadi Arang, Simak Kronologi Lengkapnya

Enak enaknya memasak untuk keluarga, tahu tahu melihat, tabung gas elpiji sudah terbakar dan meledak. Meski rumah megah itu jadi arang. Namun tidak

TribunJatim.com/ Doni Prasetyo
Kebakaran di Magetan karena elpiji 

Reporter: Doni Prasetyo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Enak enaknya memasak untuk keluarga, tahu tahu melihat, tabung gas elpiji sudah terbakar dan meledak. Meski rumah megah itu jadi arang. Namun tidak ada korban jiwa, kecuali dua motor didalam garasi, yang tidak sempat diamankan warga.

Menurut Sarni (60) pemilik rumah yang terbakar warga Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00, saat istrinya sedang sibuk sibuknya memasak.

"Awalnya dilihat istri saya selang regulator yang terbakar, begitu istti saya beteriak teriak, terdengar suara bleng, diduga berasal dari tabung gas, kemudian api sudah menjalar membesar dan mengamuk semua ruangan,"kata Sarni, kepada Surya, yang mengubungi setelah api yang melalap rumahnya padam, Rabu (31/3).

Baca juga: Menkumham Menolak Pendaftaran KLB Moeldoko, Demokrat Tuban: Yakin Ditolak

Api yang berkobar itu, dilanjut  Sarni, baru padam seteleh dipaksa padam dua mobil kebakaran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Mobil pemadam kebakaran milik Pemkab, Magetan itu relatif terlambat, karena setelah api membesar, pemadam dari Pemkab Magetan baru datang.

"Saya kurang tahu, penyebabnya. Tapi menurut istri saya, kebakaran itu akibat selang dekat regulator bocor dan menyemprot ke tabung dan terdengar suara blum. Saat meledak itu istri saya sudah diluar minta tolong kepada tetangga,"kata Sarni. 

Waktu itu, lanjut Sarni, istrinya sedang mendidihkan air untuk minuman pagi. Tahu tahu istri  Sarnu melihat selang dekat regulator terbakar dan meledak kena salah satu tanki dari dua 
sepeda  motor yang diparkir tidak jauh dari dapar tempat masak air.

"Begitu terdengar blum, motor menyala dan membesar merebet ke atap, saya menghubungi mobil pemadaman kebakaran (damkar), begitu tiga mobil damkar datang. Api sudah bisa dijinakan,"jelas Sarni.

Dikatakan Sarni, akibat terbakarnya rumahnya itu, ditaksir kerugian mencapai ratusan juta, termasuk dua sepeda motor yang relatif baru itu. Saat ini Polisi setempat sedang melakukan penyelidikan penyebab terbakarnya rumah Sarni yang berada di tengah tengah perkampungan itu.

Kapolsek Panekan, Resor Magetan AKP Suwardi, mengatakan, penyebab pasti belum ditemukan, namun menurut Ny Sarni, saat memasak air, melihat selang regulator sudah terbakar, begitu keluar terdengar suara blum, diduga tabung meledak.

"Dalam kebakaran rumah Pak Sarni ini tidak ada korban jiwa, namun rumah terbakar habis, ada beberapa benda yang berhasil diselamatkan. Tapi dua sepeda motor ikut terbakar. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juga,"tandas AKP Suwardi.(tyo).

Kumpulan berita Magetan terkini

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved